Pola Komunikasi Siswa pada Pembelajaran Berbasis Masalah Berdasarkan Tingkat Kemampuan Berpikir Kritis Materi Lingkaran
DOI:
https://doi.org/10.30659/kontinu.1.1.30-42Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi siswa dalampembelajaran berbasis masalah dengan teknik probing prompting.Sebelumnya siswa dikelompokkan berdasarkan tingkatan kemampuan berpikir kritis melalui tes kemampuan berpikir kritis. 10 siswa kelas VIII I di SMP Negeri 32 Semarang dijadikan subjek penelitian dengan: 2 siswa kemampuan berpikir kritis kategori sangat tinggi, 2 siswa kemampuan berpikir kritis kategori tinggi, 2 siswa kemampuan berpikir kritis kategori sedang, 2 siswa kemampuan berpikir kritis kategori rendah, dan 2 siswa kemampuan berpikir kritis kategori sangat rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan berpikir kritis kategori sangat tinggi cenderung memiliki tiga pola komunikasi, Siswa dengan kemampuan berpikir kritis kategori tinggi cenderung memiliki pola komunikasi aksi dan interaksi, Siswa dengan kemampuan berpikir kritis kategori sedang memiliki pola komunikasi aksi dan interaksi , Siswa dengan kemampuan berpikir kritis kategori rendah cenderung hanya mendengarkan penjelasan guru, Siswa dengan kemampuan berpikir kritis kategori sangat rendah memiliki pola komunikasi beragam dan cenderung sama dengan pola komunikasi siswa dengan kemampuan berpikir kritis kategori sangat tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah setiap siswa dengan tingkatan kemampuan berpikir kritis yang berbeda di SMP Negeri 32 Semarang memiliki pola komunikasi yang berbeda pula.Unduhan
Diterbitkan
2018-11-07
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Authors retain the copyright and and full publishing rights without restrictions and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.






