PERBEDAAN KONSUMSI AIR SUMUR DAN AIR SUNGAI TERHADAP KARIES PADA ANAK USIA 6-8 TAHUN
DOI:
https://doi.org/10.30659/medali.v2i1.457Kata Kunci:
air sumur, air sungai, fluor, karies gigiAbstrak
Air minum merupakan salah satu komponen yang berperan dalam penentuan derajat kesehatan masyarakat. Kandungan fluor dalam air minum dapat mencegah terjadinya karies gigi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan konsumsi air sumur dan air sungai terhadap karies pada anak usia 6-8 tahun di Desa Kacangan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.Metode penelitian ini berjenis observasional analitik dengan rancangan cross sectional yang dilakukan pada 20 anak yang mengonsumsi air sungai dan 49 anak yang mengonsumsi air sumur. Kandungan fluor dalam air di ukur dengan menggunakan spektrofotometri. Sedangkan tingkat status karies gigi di ukur dengan menggunakan indeks DMF-T. Teknik analisa data uji beda karies gigi menggunakan uji chi-square.
Berdasarkan uji chi-square yang telah dilakukan maka didapatkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna sehingga hipotesis dapat diterima yaitu terdapat perbedaan konsumsi air sumur dan air sungai terhadap karies gigi. Disimpulkan bahwa konsumsi air sumur dan air sungai mempunyai perbedaan terhadap terjadinya karies gigi. Anak-anak yang mengonsumsi air sungai status kariesnya lebih tinggi dibandingkan air sumur dikarenakan kandungan fluor dalam air sungai yang lebih rendah.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.