HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DENGAN KONDISI ORAL HYGIENE ANAK TUNARUNGU USIA SEKOLAH (Studi pada Anak Tunarungu Usia 7-12 tahun di SLB Kota Semarang)
DOI:
https://doi.org/10.30659/medali.v2i1.453Kata Kunci:
Pengetahuan kesehatan gigi, oral hygiene, anak tunarunguAbstrak
Anak tunarungu merupakan anak dengan keterbatasan fisik dalam mendengar dan biasanya diikuti oleh gangguan bicara, sehingga tunarungu sering disebut sebagai tunawicara. Keterbatasan ini menjadi salah satu hambatan bagi penyandang tunarungu untuk memperoleh pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut yang nantinya akan menentukan sikap dan tindakan anak dalam menjaga kebersihan rongga mulutnya. Hal tersebut terjadi akibat adanya gangguan pemrosesan informasi kognitif sehingga membuat mereka hanya dapat memaksimalkan fungsi indera penglihatannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kesehatan gigi dengan kondisi Oral Hygiene anak tunarungu usia sekolah di SLB Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Subyek penelitian dipilih dengan metode consecutive sampling yaitu anak tunarungu usia sekolah sebanyak 50 anak sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan dalam bentuk kuesioner secara langsung, selanjutnya melakukan pemeriksaan kondisi oral hygiene dengan menggunakan pengukuran Oral Hygiene Index Simplified (OHI-S) sebagai indikator penilaian kebersihan gigi dan mulut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan anak tunarungu rata-rata cukup baik dengan kondisi oral hygiene menunjukkan kriteria moderat. Nilai signifikansi yang diperoleh berdasarkan uji Spearman`s Rank mengenai hubungan antara pengetahuan kesehatan gigi dengan kondisi oral hygieneanak tunarungu usia sekolah adalah 0,001 (p<0,05) dengan hasil hubungan sebesar 0,465. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa hubungan pengetahuan kesehatan gigi dengan kondisi oral hygiene anak tunarungu usia sekolah menunjukkan arah hubungan positif, yaitu semakin baik pengetahuan yang dimiliki semakin baik pula kondisi oral hygiene anak. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat
hubungan antara pengetahuan kesehatan gigi dengan kondisi oral hygiene anak tunarungu usia sekolah.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.