PERBEDAAN EFEKTIFITAS OBAT KUMUR HERBAL DAN NON HERBAL TERHADAP AKUMULASI PLAK DI DALAM RONGGA MULUT
DOI:
https://doi.org/10.30659/medali.v2i1.447Keywords:
Plak Gigi, Obat kumur klorheksidin, Obat kumur herbal daun kemangi, Indeks plakAbstract
Plak gigi adalah suatu lapisan bening, tipis, terdiri dari mucus dan kumpulan bakteri yang menutupi permukaan gigi. Pengendalian plak dapat dilakukan secara kimiawi menggunakan obat kumur. Pada penelitian ini digunakan obat kumur klorheksidin yang terbukti paling efektif sebagai agen pengontrol plak dan obat kumur herbal dari daun kemangi dengan kandungan minyak atsiri yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan efektifitas obat kumur herbal daun kemangi dan obat kumur non herbal klorheksidin terhadap akumulasi plak di dalam rongga mulut. Metode yang digunakan adalah Randomized Controlled Trial jenis pretest-posttest terhadap santri Pondok Pesantren Al-Itqon Banat. Sebanyak 52 santri dibagi dua kelompok dengan cara simple random sampling yaitu berkumur larutan klorheksidin glukonat 0,2% dan berkumur obat kumur herbal daun kemangi dengan kandungan minyak atsiri 4%, pengukuran plak menggunakan Patient Hygiene Performance Index (PHP). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Paired t-test dan Independent t-test. Hasil uji Paired t-test sebelum dan sesudah perlakuan pada kedua kelompok didapatkan adanya pengaruh secara bermakna terhadap penurunan indeks plak gigi dengan nilai signifikansi 0,000. Dari hasil uji Independent t-test didapatkan nilai signifikansi 0,069 hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan bermakna antara berkumur dengan klorheksidin dan daun kemangi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa obat kumur klorheksidin dan obat kumur herbal daun kemangi dapat menurunkan akumulasi plak di dalam rongga mulut, namun perbedaan efektifitas antara pemakai obat kumur klorheksidin dan obat kumur herbal daun kemangi terhadap akumulasi plak tidak ada perbedaan yang bermakna.Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.