Legal Analysis of Criminal Liability of Land Deed Officials (PPAT) for Land Document Engineering (Study of West Jakarta District Court Decision Number 248/Pid.B/2022)
Abstract
This study aims to analyze the criminal liability of Land Deed Officials (PPAT) in the fabrication of land documents as well as the supervision and prevention efforts based on the West Jakarta District Court Decision Number 248/Pid.B/2022. The issues studied include the form of criminal liability of PPAT involved in falsification or manipulation of land documents and the effectiveness of the supervision mechanism by the Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning/National Land Agency. The research method used is normative legal research with a statutory approach and a case approach, and analyzed qualitatively. The results of the study indicate that PPAT can be held criminally responsible if proven to have intentionally participated in the act of authentic deeds. In addition, administrative supervision of PPAT still faces various obstacles, so it is necessary to strengthen the supervision system, increase professionalism, and enforce strict sanctions to prevent the recurrence of the practice of fabricating land documents.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Journals:
Adistia, M., “Pertanggungjawaban PPAT terhadap Akta Jual Beli berdasarkan Keterangan Palsu yang Diberikan oleh Para Pihak,” Notaire, Vol. 7, No. 1, 2024.
Gaurifa, B., “Pertanggungjawaban Pidana Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam Pembuatan Akta Jual Beli Tanah,” Jurnal Panah Hukum, Vol. 1, No. 1, 2022, p. 12–25.
Gaol, Canryfay Lumban, dan Janpatar Simamora, “Peran Penyuluhan Hukum dalam Membangun Budaya Hukum di Masyarakat Desa: Tinjauan terhadap Program Desa Sadar Hukum di Kementerian Hukum dan HAM Sumatra Utara,” Jurnal Media Informatika, Vol. 6, No. 2, 2025, p. 974–981.
Hutagaol, Delvia Sawita Lestari Br, dan Janpatar Simamora, “Perlindungan Hukum terhadap Pembeli dalam Perjanjian Jual Beli Tanah Pangkalan Mansyur yang Belum Bersertifikat,” Rasio Emas, Vol. 5, No. 2, 2025, hlm. 192–198.
Krismantoro, D., “Kebijakan Pencegahan dan Pemberantasan Mafia Tanah: Reforma Agraria di Indonesia,” Jurnal Kewarganegaraan, Vol. 6, No. 3, 2022, p. 6031–6042.
Manalu, Togi Hasudungan Vanda, dan Janpatar Simamora, “Analisis Efektivitas Pemberian Bantuan Hukum oleh Jaksa Pengacara Negara untuk Masyarakat Miskin dalam Perkara Hukum Perdata,” IKRA-ITH Humaniora: Jurnal Sosial dan Humaniora, Vol. 10, No. 1, 2026, p. 329–339.
Permadi, I., “Jaminan Perlindungan Hukum terhadap Pemilik Tanah akibat Kejahatan Mafia Tanah,” Jurnal Ius Constituendum, Vol. 8, No. 2, 2023, p. 308–323.
Sihotang, Januari, “Fungsi dan Tanggung Jawab Kepolisian dalam Sistem Peradilan Pidana (Studi pada Kepolisian Sektor Batangkuis),” IKRA-ITH Humaniora: Jurnal Sosial dan Humaniora, Vol. 10, No. 1, 2026.
Simamora, Janpatar, dan Andrie Gusti Ari Sarjono, “Urgensi Regulasi Penataan Ruang dalam Rangka Perwujudan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia,” Nommensen Journal of Legal Opinion, Vol. 3, No. 1, 2022.
Sinabutar, Khatarine Novitasari, Janpatar Simamora, dan Budiman Sinaga, “Penegakan Hukum terhadap Pelaku Penggunaan Ijazah Palsu untuk Kepentingan Administrasi Pencalonan Pemilihan Kepala Desa,” Nommensen Journal of Constitutional and Administrative Law, Vol. 2, No. 1, 2023, p. 46–55.
Tampubolon, Hadi, Erita Sitohang, dan Rahmat Tri Andika Debata Raja, “Tinjauan Yuridis terhadap Perlindungan Hukum bagi Korban Mafia Tanah,” Jurnal Prisma Hukum, Vol. 8, No. 8, 2024.
Books:
Adjie, Habib. (2022). Hukum Notaris Indonesia (Tafsir Tematik terhadap UU Jabatan Notaris). Bandung: Refika Aditama.
Iftitah, Anik, Ady Purwoto, Kurniawan, Herlina Manullang, Nuryati Solapari, July Esther, Geofani Milthree Saragih, Nila Imtiyaz El-Hada, Imron Rosyadi, Yetti, dan Siti Mastoah. (2023). Pengantar Ilmu Hukum. Bandung: Sada Kurnia Pustaka.
Kholidah, Kholidah, Putra Halomoan Hasibuan, Muhammad Reza Alamsyah, Ade Fitri Ramadani, dan Amil Keramat. (2023). Notaris dan PPAT di Indonesia: Aplikasi Teori dan Praktik dalam Pembuatan Akta. Yogyakarta: Semesta Aksara.
Lusiana, Vinna. (2025). Hak Milik Atas Tanah. Yogyakarta: Penerbit Anak Hebat Indonesia.
Mulyadi, Lilik. (2021). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi dan Pejabat Publik. Bandung: Alumni.
Napitupulu, Diana R. (2022). Pendaftaran Tanah (Pensertifikatan Hak atas Tanah dan Peralihannya). Jakarta: UKI Press.
Ramadhani, Rahmat. (2024). Buku Ajar Hukum Pertanahan. Medan: UMSU Press.
Santoso, Urip. (2020). Pendaftaran dan Peralihan Hak atas Tanah. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.
Susanti, D. O., dan A. A. Efendi. (2022). Penelitian Hukum: Legal Research. Jakarta: Sinar Grafika.
Suyanto, Suyanto. (2023). Hukum Pengadaan dan Pendaftaran Tanah. Gresik: UNIGRES PRESS.
Regulation:
Law Number 1 of 1946 concerning the Criminal Code.
Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code.
Law Number 4 of 1996 concerning Mortgage Rights on Land and Objects Related to Land.
Government Regulation Number 24 of 1997 concerning Land Registration.
Government Regulation Number 24 of 2016 concerning Amendments to Government Regulation Number 37 of 1998 concerning Regulations on the Position of Land Deed Making Officials.
Government Regulation Number 37 of 1998 concerning the Regulations on the Position of Land Deed Making Officials.
DOI: http://dx.doi.org/10.30659/ldj.8.1.85-95
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Law Development Journal has been indexed by:
Editorial Office: RUMAH JURNAL FH UNISSULA (RJFHU) 2nd Floor, Faculty of Law Universitas Islam Sultan Agung. Jln. Kaligawe KM. 4, Semarang City, Central Java, Indonesia.
Email: ldj@unissula.ac.id
LAW DEVELOPMENT JOURNAL (eISSN : 2747-2604), This work is licensed under a Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0).















