Kesenjangan Persepsi dan Adaptasi Nelayan terhadap Perubahan Iklim di Desa Teluk Tamiang, Kalimantan Selatan

Penulis

  • Falik Wardana Universitas Lambung Mangkurat
  • Endang Puspita Gea Universitas Lambung Mangkurat
  • Dias Anggraeni Putri Noor’Reka Universitas Lambung Mangkurat
  • Dahliani Putry Universitas Lambung Mangkurat
  • Danti Alma Viandra Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.30659/jkr.v6i1.50722

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan pola adaptasi nelayan terhadap perubahan iklim di Desa Teluk Tamiang, Kalimantan Selatan. Data dikumpulkan melalui survei kuesioner dan wawancara mendalam terhadap 33 nelayan aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kuantitatif dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif untuk menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, dan interpretasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar nelayan telah menyadari dan merasakan langsung dampak perubahan iklim, seperti ketidakpastian cuaca, penurunan hasil tangkapan ikan, dan berkurangnya pendapatan. Namun demikian, strategi adaptasi yang dilakukan masih didominasi tindakan reaktif dan bersifat individual, dengan 72,7% responden menyesuaikan jadwal melaut berdasarkan kondisi cuaca sebagai respons utama. Kendala utama yang diidentifikasi meliputi rendahnya tingkat pendidikan, terbatasnya akses terhadap informasi iklim, serta lemahnya dukungan kelembagaan. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kesadaran risiko iklim dan kapasitas adaptasi di tingkat komunitas. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi adaptasi, peningkatan akses informasi iklim, penguatan organisasi nelayan, serta pengembangan strategi adaptasi berbasis komunitas untuk meningkatkan ketahanan masyarakat pesisir dalam menghadapi perubahan iklim.

Diterbitkan

2026-03-08

Terbitan

Bagian

Articles