Adaptasi Petambak Garam Tradisional Terhadap Variabilitas Iklim di Desa Pengarengan, Kabupaten Cirebon

Mohamad Jidan, Ariya Mariany, Dinar Oktaria Supardi Kusumah

Abstract


ABSTRACT

Climate variability is an early indicator of climate change, contributing to extreme temperature fluctuations, high-intensity rainfall, tidal flooding, and coastal abrasion. Traditional salt farmers are among the most vulnerable groups affected by these phenomena, experiencing declining productivity, deteriorating harvest quality, and reduced market prices. As a result, salt farmers are compelled to develop adaptive strategies to cope with the changing climatic conditions.. This study aims to examine how traditional salt farmers in Pengarengan Village undertake adaptation efforts in response to climate change, as well as the specific climate change impacts affecting the productivity of traditional salt production. A qualitative case study approach was employed, with informants selected through purposive sampling. Data were collected using a triangulation model, combining semi- structured interviews with salt farmers, field observation to identify existing conditions, and documentation through the collection of relevant records. Data analysis followed the Miles and Huberman framework, conducted continuously from the beginning through the conclusion of the study. The findings indicate that the climate phenomena affecting traditional salt farmers include weather variability, which hinders the salt production process; rainfall intensity, which affects both the quality and price of salt; and tidal flooding, which damages production infrastructure. In response, farmers have developed adaptation strategies across four dimensions: the social dimension, through participation in the PUGAR (Salt Farmer Community Empowerment) program; the economic dimension, through the utilization of household assets; the ecological dimension, through the utilization of natural resources; and the technological dimension, through the adoption of geomembrane technology in traditional salt production.

Keywords: Adaptation; Coastal Community; Climate Change; Traditional Salt Farmers; Vulnerability

ABSTRAK

Variabilitas iklim menjadi tanda awal terajadinya perubahan iklim yang berdampak pada pola suhu yang ekstrim, curah hujan tinggi, banjir rob, serta abrasi. Petambak garam tradisional menjadi yeng rentan terhadap fenomena tersebut. Akibatnya, produktivitas menurun, kualitas hasil panen buruk, serta harga jual yang anjlok. Pada akhirnya, petambak dituntut untuk dapat beradaptasi dengan kondisi iklim yang terjadi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana petambak garam tradisional di Desa Pengarengan melakukan upaya adaptasi dalam menghadapi perubahan iklim, serta dampak perubahan iklim apa saja yang berimbas terhadap produktivitas garam tradisional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus, metode pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, dan data dikumpulkan dengan model Triangulasi yang menggabungkan wawancara semi-terstruktur terhadap petambak, observasi lapangan dengan mengidentifikasi kondisi eksisting, dan dokumentasi dilakukan dengan pengumpulan dokumen yang relevan. Analisis data mengacu pada Miles dan Huberman, analisis dilakukan secara berkelanjutan sejak awal hingga akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa fenomena iklim yang berdampak pada petambak garam tradisional meliputi variabilitas cuaca yang menghambat proses produksi garam, intensitas hujan memengaruhi kualitas dan harga garam, serta banjir rob yang berdampak terhadap infrastruktur produksi. Sebagai respon, petambak mengembangkan strategi adaptasi yang mencakup empat aspek, yaitu aspek sosial melalui pemanfaatan program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR), aspek ekonomi dengan memanfatkan aset yang dimiliki petambak, aspek ekologis melalui pemanfaatan sumber daya alam, dan Teknologi melalui penggunaan geomembran pada produksi garam tradisional.

Kata Kunci : Adaptasi,Masyarakat Pesisir, Perubahan Iklim, Petambak Garam Tradisional, kerentanan


Full Text:

Full Paper

References


(BMKG) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (2023) Data Curah Hujan Kecamatan Pangenan 2018-2023.

(BMKG) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (2025) "Musim Kemarau Basah: Fenomena, Penyebab, dan Dampaknya di Indonesia".

(BPS) Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon (2020) Kabupaten Cirebon dalam Angka 2020.

(BPS) Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon (2021) Kabupaten Cirebon dalam Angka 2021.

(BPS) Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon (2022) Kabupaten Cirebon dalam Angka 2022.

(BPS) Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon (2023) Kabupaten Cirebon dalam Angka 2023.

(BPS) Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon (2024) Kabupaten Cirebon dalam Angka 2024.

(BPS) Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon (2025) Kabupaten Cirebon dalam Angka 2025.

(EPA) Environmental Protection Agency. (2025). Climate Change in Coastal Communities. US EPA.

(IPCC) Intergovernmental Panel on Climate Change. (2022). Climate Change 2022: Impacts, Adaptation, and Vulnerability. Contribution of Working Group II to the Sixth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. Cambridge University Press.

(KKP) Kementrian Kelautan Perikanan. (2023). Produksi Garam tahun 2023.

(KP) Kementrian Pertanian (2023) Statistik Konsumsi Pangan Tahun 2023.

Adger, W. N. (2006). Vulnerability. Global Environmental Change, 16(3), 268–281. http://dx.doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2006.02.006

Agustya, N., & Sapanli, K. (2024). Kerentanan Usahatani Garam Rakyat di Desa Bungko Lor , Kabupaten Cirebon. Indonesia Jurnal of Agricultural, Resource and Environmental Economic,. 3(2), 116–127. https://doi.org/10.29244/ijaree.v3i2.57894

Amanda, R., & Buchori, I. (2015). Efektivitas Program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) Tahun 2014 terhadap Tingkat Keberdayaan Petani Garam Rakyat di Kecamatan Kaliori. Jurnal Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 4(4), 553-564. https://doi.org/10.14710/tpwk.2015.9816

Andarini, S. Y. (2023). Analisis Efek Global Warming Terhadap Perubahan Iklim. Jurnal Pendidikan Fisika dan Fisika Terapan,. 9(2), 31–38. https://doi.org/10.22373/p-jpft.v9i2.15549

Angela Ruban, & Margie Wattimury. (2024). Adaptasi Rumah Tangga Nelayan Pulau Haruku Terhadap Dampak Perubahan Iklim (Studi Kasusu Di Negri Hulaliu Dan Aboru). Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan, 8(2), 189–201. https://doi.org/10.30598/papalele.2024.8.2.189

Ayuningsih, H. W., & Hidayat, N. K. (2025). Impact of Weather Variability on the Income of Salt Farmers (Case Study : Rawa Urip Village , Pangenan District , Cirebon Regency). Indonesia Jurnal of Agricultural, Resource and Environmental Economics, 4(1), 27–39. https://doi.org/10.29244/ijaree.v4i1.58075

Badi, R., Harsanto, B., Kaltum, U., Zulham, A., & Nidar, S. (2025). Impact of Climate Change on Sustainable Competitive Advantage of Traditional Salt in Central Java. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 10(1), 24–41. https://doi.org/10.33005/mebis.v10i1.684

Banowati, F. (2023). Cuaca dan kegiatan pertanian garam di kecamatan kaliori - rembang. Book Chapter Konservasi Alam, 1(2), 68–93. https://doi.org/10.15294/ka.v1i2.144

Cabezas, H., Pawlowski, C. W., Mayer, A. L., & Hoagland, N. T. (2004). Sustainability: Ecological, social, economic, technological, and systems perspectives. In S. K. Sikdar, P. Glavič, & R. Jain (Eds.), Technological Choices for Sustainability (pp. 37–64). Springer, Berlin, Heidelberg. https://doi.org/10.1007/978-3-662-10270-1_3

Deliarnoor, N. A., Buchari, R. A., & Felfina, L. K. (2015). Evaluasi program pemberdayaan usaha garam rakyat di kecamatan pangenan, kabupaten cirebon, jawa barat. Jurnal Responsive, 1(1), 27–33. https://doi.org/10.24198/responsive.v1i1.19097

Denzin, Norman K., & Lincoln, Yvonna S. (2009). Handbook of Qualitative Research. Pustaka Pelajar.

Deo, St., Zevalukito, S., & Lukiyanto, Y.B.. (2020). Indonesian traditional windmill of Demak , Central Java for water pumping in traditional salt production. Jurnal of Physics: Conference Serie,. 1551(1), 012117. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1511/1/012117

Dimas Arkan Prayogo, Arie Antasari Kushadiwijayanto, Y. A. N. (2022). Pengaruh Musim Terhadap Perubahan Pasang Surut di Estuari Kapuas Kecil Kalimantan Barat. Jurnal Laut Khatulistiwa, 5(2), 56–61. https://doi.org/10.26418/lkuntan.v5i2.51548

Ellis, F. (2000). Rural Livelihoods and Diversity in Developing Countries. Oxford University Press.

Frankel-reed, J., Fröde-thierfelder, B., & Eberhardt, A. (2011). Integrating climate change adaptation into development planning Authors. Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH.

Geertz, C. (2020). Agricultural Involution: The Processes of Ecological Change in Indonesia. University of California Press.

Gustika, W., Dharmawan, A. H., & Abdulkadir-Sunito, M. A. (2023). Kerentanan Nafkah Rumahtangga Nelayan dalam Tekanan Variabilitas Iklim: Studi Kasus Desa Dendun, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(1), 43-56. https://doi.org/10.14710/jil.21.1.43-56

Haryanto, D. (2012). Kajian strategi adaptasi budaya petani garam. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, 4(5), 191–199. https://doi.org/10.15294/komunitas.v4i2.2414

Heriyadi, M. A., Bahtiar, R., & Raswatie, F. D. (2025). Analisis Pemasaran Usaha Garam Rakyat Teknologi Tradisional , Geomembran , dan Tunnel ( Studi Kasus : Kecamatan Pangenan , Kabupaten Cirebon ). Indonesia Jurnal of Agricultural, Resource and Environmental Economics, 4(1), 40–48. https://doi.org/10.29244/ijaree.v4i1.58846

Hidayah, N., & Eraningsih, D. (2017). Implikasi Kebijakan Program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat ( Pugar ) Terhadap Hasil Produksi Garam Rakyat Di Kabupaten Cirebon. Jurnal Ilmiah Satya Minabahari, 02(02), 108–115. https://doi.org/10.53676/jism.v2i2.30

Hoiriyah, Y. U. (2019). Peningkatan Kualitas Produksi Garam Menggunakan Teknologi Geomembran. Jurnal Studi Manjemen dan Bisnis, 6(2), 35-42. https://doi.org/10.21107/jsmb.v6i2.6684

Huda, F. M., & Hendrayana, Y. (2025). Hubungan Sistem Sosial Ekologi Dalam Pengelolaan Ekowisata Mangrove Kabupaten Cirebon. Jurnal Kehutan dan Lingkungan, 19(1), 1–18. https://doi.org/10.25134/4c2typ34

Irham, I., Fachrista, I.A, Masyhuri, M., Suryantini, A. (2022) Climate Change Adaptation Strategies by Indonesian Vegetable Farmers: Comparative Study of Organic and Conventional Farmers. The Scientific World Journal, 2022, 3590769. https://doi.org/10.1155/2022/3590769

Istiqomah, N. (2026). Eco Filantropi dan Pranata Mangsa : Menafsir Ulang Kearifan Ekologis di Era Krisis Iklim. Jurnal Impresi Indonesia ( JII ), 5(6), 2969–2984. https://doi.org/10.58344/jii.v5i6.7866

Jamal, H. (2023). Analisis Risiko dan Dampak Bencana: Langkah Strategis Penanggulangan Bencana di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. Pemberdayaan: Jurnal pengembangan Masyarakat Islam, 8(1), 114-131. https://doi.org/10.24235/empower.v8i1.11854

Kristiawati, I., Mas'ud, M. I., Mudayat, M., Arifin, S., & Setiawan, A. (2025). Peran E-Marketplace dan Branding Digital Produk Perikanan Berbasis Keberlanjutan terhadap Ketahanan Ekonomi dan Kesejahteraan Nelayan Tambak Pesisir Perkotaan. Community Development Journal, 6(4), 5556–5559. https://doi.org/10.31004/cdj.v6i4.50932

Kurniawan, T., & Azizi, A. (2012). Dampakp Erubahan I Klim Terhadap Petani Tambak Garam Di Kabupaten Sampang Dan Sumenep. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 14(3), 499–518. https://doi.org/10.14203/jmb.v14i3.103

Liantiame, Liantiame, Dharmawan, A. (2020). Analisis Strategi Adaptasi dan Kerentanan Nafkah Rumahtangga Petani di Kawasan Pasang Surut. Jurnal Sians Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat (JSKPM), 4(3), 341-354. https://doi.org/10.29244/jskpm.4.3.341-354

Maharani Wulandari, Nayla Syahrani Amelia, M. Zaki Nashobi, I. N. (2024). Strategi Adaptasi dalam Menghadapi Perubahan Ekonomi Terbaru. Jurnal Ekonomi STIEP (JES), 9(1). https://doi.org/10.54526/jes.v9i1.280

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications, Inc.

Nurfajriani, W. V., Wahyu, M., Arivan, I., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17). 826–833. https://doi.org/10.5281/zenodo.13929272

Nurlatifah, A., Hatmaja, R. B., & Rakhman. (2023). Analisis Potensi Kejadian Curah Hujan Ekstrem di Masa Mendatang Sebagai Dampak dari Perubahan Iklim di Pulau Jawa Berbasis Model Iklim Regional Conformal Cubic Atmospheric Model. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(4), 980–986. https://doi.org/10.14710/jil.21.4.980-986

Nurul Nitami Ahmady, & Ishaq Rahman. (2024). Dampak Perubahan Iklim Terhadap Ekosistem Pesisir Dipantai Pangandaran. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(1), 01–06. https://doi.org/10.62383/wissen.v3i1.483

PT CIREBON ENERGI PRASARANA (2016) "ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP (ANDAL) Rencanan Pembangunan dan Operasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon Kapistas 1 x 1.000 MW Kabupaten Cirebon Jawa Barat" hal 2-83

Purboningtyas P.T., Dharmawan A.H., Putri Eka Intan K. (2018). he Impact of Climate Variability on The Livelihood Structure of Farmers Households and Patterns of Adaptation. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 6(3), 189-197. https://doi.org/10.22500/sodality.v6i3.21514

Rahmatiah, R., Ibrahim, R., Adam, Y., Rumambi, W. P., & Bumilo, S. (2025). Pemasaran Produk Perikanan Berbasis Digital pada Masyarakat Nelayan di Desa Oluhuta, Kabupaten Bone Bolango. Sosiologi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 2(4), 259–267. https://doi.org/10.37905/sjppm.v2i3.380

Rif’ati Dina Handayani, Zuhdan Kun Prasetyo, & Insih Wilujeng. (2023). Pranata Mangsa Dalam Tinjauan Sains. BRIN.

Robert K.Yin. (2023). STUDI KASUS DESAIN DAN METODE (Nia Duniawati (ed.)). CV. Adanu Abimata.

Rusman, Abd.Hadi, A. (2021). PENELITIAN KUALITATIF studi fenomenologi, case study, grounded theory, etnografi, biografi (pertama). CV. Pena Persada.

Setyabudi, Y. T. (2024). Membangun Kesadaran Perubahan Iklim Berbasis Kearifan Lokal: Sebuah Gagasan. Jurnal Semarak Kabumian, 2(1), 18–29.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitaif, Kualitatif, dan R&D (17th ed.). Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R &Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D. In Bandung:Alfabeta.

Susanto, G. W. (2015). Development of Traditional Salt Production Process for Improving Product Quantity and Quality in Jepara District , Central Java , Indonesia. Procedia Environmental Sciences, 23(Ictcred 2014), 175–178. https://doi.org/10.1016/j.proenv.2015.01.027

Syarif, J., Tunong, D. M., Lapang, K., Utara, K. A., & Angin, K. (2021). Pkm pemanfaatan kincir angin untuk peningkatan pendapatan dan penguatan kapasitas kelembagaan kelompok petani garam tradisionil di kecamatan lapang kabupaten aceh utara. Jurnal Vokasi, 5(1), 11–19.

Wetlands International Indonesia. (2025). Memakmurkan Desa Pesisir Melalui Rehabilitasi Mangrove Berbasis Ekologi. Buletin Karbon Biru Indonesia.

Widiarto, S. B., Hubeis, M., & Sumantadinata, K. (2013). Efektivitas Program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat di Desa Losarang, Indramayu. MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah, 8(2), 144–154. https://doi.org/10.29244/mikm.8.2.144-154

Yasukma Amanda, & Meyniar Albina. (2025). Model-Model Penelitian Kualitatif. Gudang Jurnal Multi Disipilin Ilmu, 3(6), 135–140. https://doi.org/10.59435/gjmi.v3i6.1657




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jkr.v6i2.55624

Refbacks

  • There are currently no refbacks.