Analisis Efektivitas Clash Detection Berbasis Building Information Modelling (BIM) dalam Pengurangan Risiko dan Konflik Konstruksi pada Proyek Jalan Tol
Abstract
Proyek jalan tol di Indonesia menghadapi kompleksitas desain dan koordinasi multidisiplin yang tinggi, sehingga meningkatkan risiko konflik desain dan pekerjaan ulang pada tahap konstruksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi dan efektivitas clash detection berbasis Building Information Modelling (BIM) dalam mendeteksi konflik desain serta mengurangi potensi risiko konstruksi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan studi kasus, memanfaatkan data sekunder berupa Detailed Engineering Design (DED) dan data primer melalui observasi lapangan. Pemodelan dilakukan menggunakan Autodesk Revit dan Autodesk Navisworks untuk analisis clash detection. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BIM mampu mengintegrasikan model lintas disiplin dan mendeteksi konflik desain secara otomatis, baik berupa hard clash maupun soft clash, sebelum tahap konstruksi. Analisis efektivitas menunjukkan nilai avoided costs yang signifikan serta tingkat Risk Elimination Rate of Clash (RERC) sebesar 100%, yang mengindikasikan kemampuan tinggi dalam mengidentifikasi potensi konflik secara dini. Namun, efektivitas implementasi dipengaruhi oleh waktu pelaksanaan clash detection dan tingkat kedetailan model. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya integrasi BIM sejak tahap perencanaan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi desain, dan mitigasi risiko konstruksi secara berkelanjutan.
Full Text:
Full PaperDOI: http://dx.doi.org/10.30659/jkr.v6i2.52428
Refbacks
- There are currently no refbacks.