EVALUASI KUALITAS ASET WISATA BAHARI MINA CITRA LESTARI DI KABUPATEN CIREBON

Nurlaila Fadjarwati, Ihsan Ihsan

Abstract


ABSTRACT

            The asset that was used as an object in this study was Mina Citra Lestari Marine Tourism. Mina Citra Lestari Marine Tourism is located at Pasepatan Block, Grogol Village, Gunung Jati District, Cirebon Regency. The phenomenon of problems in tourist attractions is that visitors find it difficult to reach Mina Citra Lestari Marine Tourism using public transportation and can only be reached by using private transportation. In addition, the access road is rocky and can only be passed by one four-wheeled vehicle because of the narrow road section. There are also wooden bridges that can endanger tourists because there are several bridges that have not been built intact. This study aims to evaluate the quality of accessibility assets, facilities, and infrastructure in tourist attractions. This research uses descriptive research methods with quantitative and qualitative approaches. Data were collected through observation, interviews, documentation studies, and questionnaires. The sampling technique uses judgement sampling techniques. Based on the measurement results in each dimension, the quality of Mina Citra Lestari Marine Tourism is considered quite good.

Keywords: Asset Tourism Quality, Accessibility, Facilities, Infrastructure

ABSTRAK

            Aset yang dijadikan objek dalam penelitian ini adalah Wisata Bahari Mina Citra Lestari. Wisata Bahari Mina Citra Lestari beralamat di Blok Pasepatan, Desa Grogol, Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon. Fenomena masalah dalam objek wisata yakni pengunjung sulit untuk menjangkau Wisata Bahari Mina Citra Lestari ini menggunakan transportasi umum dan hanya dapat dijangkau dengan menggunakan transportasi pribadi. Selain itu akses jalan yang berbatu dan hanya dapat dilalui oleh satu kendaraan roda empat karena ruas jalan yang sempit. Terdapat juga jembatan kayu yang dapat membahayakan wisatawan karena terdapat beberapa jembatan yang belum dibangun secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas aset aksesibilitas, fasilitas, dan infrastruktur pada objek wisata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik judgement sampling. Berdasarkan hasil pengukuran pada setiap dimensi, kualitas Wisata Bahari Mina Citra Lestari dinilai cukup baik.

Kata Kunci: Kualitas Aset Wisata, Aksesibilitas, Fasilitas, Infrastruktur


Full Text:

PDF

References


Ante Mandi, E. M. (2018). Infrastruktur Pariwisata, Rekreasi Fasilitas dan Pengembangan Pariwisata. Manajemen Pariwisata dan Perhotelan.

Bisnis.com. (2022). Sektor Pariwisata Kota Cirebon Hasilkan Rp 5,6 Miliar untuk PAD. Cirebon: Hakim Baihaqi.

Fadjarwati, M. F. (2022). Kinerja Aset Fasilitas Wisata Alam Pada Wisata Alam Mega Tutupan Kabupaten Bandung.

Fletcher, C., Pforr, C., & Brueckner, M. (2019). Factors influencing Indigenous engagement in tourism development: An international perspective. Sustainable Tourism and Indigenous Peoples, 34-54.

Gidlow. (2012). Development of the Neighbourhood Green Space Tool (NGST). Landscape and Urban Planning.

Hajar, I. d. (2018). Analisa Nilai Saidi Saifi sebagai Indeks Keandalan Penyediaan Tenaga Listrik pada Penyulang Cahaya PT. PLN (Persero) Area Ciputat. Jurnal Energi dan Kelistrikan.

Hanafi, M. (2018). Perancangan Jembatan Hibrida di Sungai Code Yogyakarta Melalui Pendekatan Arsitektur Multi Hub.

James, M. (2013). The SAGE handbook of tourism studies.

Jemmy, H. M. (2014). Analisis Resiko Pada Konstruksi Jembatan di Sulawesi Utara. Jurnal Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Sam Ratulangi Manado.

Karnawati, S. O. (2021). Evaluasi Kualitas Aset Destinasi Wisata Dayeuh Manggung Kabupaten Garut. Hennidaah Karnawati, Sania Oceana Dewi.

M Arifin, A. R. (2019). The existence of a mangrove ecosystem as nature tourism-based on global warming mitigation in Lakkang island. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science.

M Isya, I. C. (2015). Aksesibilitas Jembatan Penyebrangan Orang Bagi Penyandang DIfabel di Kota Banda Aceh Menurut Persepsi Masyarakat. Teras Jurnal.

Marzuki. (2017). Linkin Nature Based attributes to Tourist Satisfaction.

Pelajaran.co.id. (2022, Juni 28). Pengertian Infrastruktur, Fungsi, Jenis, Komponen dan Contoh Infrastruktur Menurut Para Ahli . Retrieved from www.pelajaran.co.id

Purwihartuti, A. R. (2021). Evaluasi Kinerja Aset Fasilitas Wanawisata Pinus Pananjung Kabupaten Bandung Barat. Prosiding The 12th Industrial Research Workshop and National Seminar.

Rozaq, D. A. (2019). Pengaruh Moda Transportasi Terhadap Perekonomian Masyarakat Secara Spasial di Gunung Gambir, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Jurnal Geografi.

Sasmita, G. d. (2018). Developing Tourism Facilities Based on Geotourism in Silalahi Village, Geopark Toba Caldera.

Shajiuddin, B. d. (2013). Analysis of Tellecommunication Network Performance.

Sugiama. (2008). Metode Riset Bisnis dan Manajemen. Bandung: Guardaya Intimarta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D Bandung: Alfabeta.

Tirani, A. G. (2021). Identifikasi Infrastruktur, Aksesibilitas,Lingkungan, dan Daya Tarik Wisata Fisik Sumber daya:Kasus Danau Cibeureum. Atlantis Press.

Orams, M. (2002). Marine tourism: development, impacts and management. Routledge.

United Nations World Tourism Organization (UNWTO). (2020). Tourism and COVID-19.

Worrapot Treesuk, A. W. (2022). Strategi Pengembangan Wisata Hutan Mangrove: Studi Kasus Desa Nai Nang Thailand. Jurnal Internasional Pariwisata.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jkr.v3i2.29503

Refbacks

  • There are currently no refbacks.