The Urgency of Rehabilitation in the Utilitarian Paradigm to Punishing Narcotics Addicts
DOI:
https://doi.org/10.26532/jh.v39i2.36637Keywords:
Narcotics, Addict, RehabilitationAbstract
Rehabilitation for narcotics abusers is a recovery method that needs to be carried out by prisoners who are categorized as addicts and victims of narcotics abuse. Rehabilitation is part of the use of utilitarian principles. The purpose of this research is to analyze the urgency of implementing rehabilitation for drug addicts and to analyze the rehabilitation of narcotics addicts in the utilitarian paradigm. This research is a type of normative juridical research to examine the urgency of implementing rehabilitation for narcotics addicts in a utilitarian paradigm. Even though articles regarding the implementation of rehabilitation have been regulated, enforcement of the law remains rare, creating the impression of selective logging in its implementation. Therefore, it is essential to scrutinize whether the implementation of rehabilitation for narcotics users aligns with the provisions of the Narcotics Law and the norms outlined in the relevant articles. The benefits that people with drug addiction get from rehabilitation are in the form of detoxification and social rehabilitation, which are designed to facilitate the user's reintegration into regular life, along with the following stages of treatment. Thus, regarding the benefits for the Indonesian state, providing rehabilitation for narcotics addicts is believed to be able to reduce the number of narcotics trafficking itself.References
Ahmad Yunus, M Fathorrahman, Dairani, M Ali Hofi, Analisis Sanksi Pidana Bagi Pengguna Narkotika Dalam Perspektif Keadilan Dan Tujuan Pemidanaan, Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Vol.1, No.1 Januari 2022,
Anang Iskandar, 2021, Politik Hukum Narkotika. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Anang Iskandar: “Rehabilitasi Pengguna Narkoba Bikin Bandar Bangkrut Dan Gulung Tikar” https://bnn.go.id/anang-iskandar-rehabilitasi-pengguna-narkoba-bikin-bandar/
Andri Winjaya Laksana. Tinjauan Hukum Pemidanaan Terhdap Pelaku Penyalah Guna Narkotika Dengan Sistem Rehabilitasi. Jurnal Pembaharuan Hukum. Vol II No. 1. 2015,
Bambang Waluyo, 2019, Viktimologi Perlindungan Korban dan Saksi, Jakarta, Sinar Grafika,
Barda Nawawi Arief, Beberapa Aspek Kebijakan Penegakan dan Pengembangan Hukum Pidana, Citra Aditya, Bandung, 2005, page.165
Benuf, Kornelius, and Muhammad Azhar. “Metodologi Penelitian Hukum Sebagai Instru-d men Mengurai Permasalahan Hukum Kontemporer.” Gema Keadilan Vol 7 No. 1: 2020,
Darusman dan Wiyono, 2019, Teori dan Sejarah Perkembangan Hukum. Universitas Pamulang Press, Tangerang,
Didik M. Arief Mansur & Elisatris Gultom, 2007, Urgensi Perlindungan Korban Kejahatan, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada,
Firdaus. Analisa Kebijakan Optimalisasi Pelaksanaan Rehabilitasi Narkotika di Unit Pelayanan Teknis Pemasyarakatan. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, Vol. 14 (3), 2020,
Gilang Fajar Shadiq. Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Narkotika New Psychoactive Subtances Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Jurnal Wawasan Yuridika. Vol 1 No 1, 2017.
Hari Sasangka, 2003, Narkotika dan Psikotropika Dalam Hukum Pidana Untuk Mahasiswa dan Praktisi serta Penyuluh Masalah Narkoba, Bandung, Mandar Maju,
I Gusti Ngurah Lanang Aditya, Pengaturan Korban Penyalahguna Terhadap Penerapan Double Track System Dalam Undang-Undang Narkotika, Jurnal Kertha Semaya, Vol. 12 No. 06 Tahun 2024,
Nabila, E. Soponyono, and R. D. Sutanti, "Kebijakan Rehabilitasi Terhadap Pecandu Narkotika Dalam Pembaharuan Hukum Pidana," Diponegoro Law Journal, vol. 12, no. 3, Jul. 2023,
Pentingnya Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba, https://slemankab.bnn.go.id/pentingnya-rehabilitasi-bagi-pecandu-narkoba/
Raden Mas Dimas Pangestu, Urgensi Rehabilitasi Sosial Terhadap Narapidana Pecandu Narkotika Di Lingkungan Lembaga Pemasyarakatan, UNES Law Review, Vol 6 No 2, Desember 2023,
Referensi Abintoro Prakoso, 2013, Kriminologi dan Hukum Pidana, Laksabang Grafika, Yogyakarta,
Santoso, Zulfa, 2012, Kriminologi, Rajawali Pers, Surabaya,
Sari, Penerapan Asas Ultimum Redium Dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 2017, Vol 17 No. (3),
Siga Ali Tamher, Penegakan Hukum Asesmen Terpadu Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika, PERFECTO Jurnal Ilmu Hukum, Vol 1 No 3, September 2023,
Tofri Dendy Baginda Sitorus, Rehabilitasi Terhadap Pengguna Dan Korban Penyalahgunaan Narkotika Dalam Konsep Pemidanaan Di Indonesia (Studi Kasus Putusan Di Pengadilan Negeri Purwokerto), Jurnal Prointegrita, Vol 4, No 1, April 2020,
Tofri Dendy Baginda Sitorus, Rehabilitasi Terhadap Pengguna Dan Korban Penyalahgunaan Narkotika Dalam Konsep Pemidanaan Di Indonesia (Studi Kasus Putusan Di Pengadilan Negeri Purwokerto) JURNAL PROINTEGRITA, Vol 4, No 1, April 2020;
Utilitarisme dan tujuan perkembangan hukum multimedia di Indonesia, https://business-law.binus.ac.id/2016/06/30/utilitarianisme-dan-tujuan-perkembangan-hukummultimedia-di-indonesia/,
Wijayanti Puspita Dewi, Penjatuhan Pidana Penjara Atas Tindak Pidana Narkotika Oleh Hakim DI Bawah Ketentuan Mnimum Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Jurnal Hukum Magnum Opus Vol II No 2, Februari 2019.
Yasonna H. Laoly, 2019, Jerat Mematikan Perspektif Kesejahteraan Ekonomi Dalam Penyalahgunaan Narkoba, Jakarta, PT Pustaka Alvabet,
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

