KESULITAN PENUTUR ASING ARAB DALAM MEMPELAJARI BAHASA INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.30659/jpbi.12.2.114-121Kata Kunci:
Kesulitan, Penutur Asing Arab, Bahasa IndonesiaAbstrak
Pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing Arab seringkali dihadapkan dengan berbagai macam kesulitan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan yang dihadapi oleh penutur asing Arab dalam mempelajari bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan melibatkan mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai subjek penelitian. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa kesulitan penutur asing Arab dalam mempelajari bahasa Indonesia dapat disebabkan oleh beberapa faktor: 1)keberagaman bahasa yang ada di Indonesia, 2)perbedaan struktur gramatikal, 3)perbedaan kosakata, dan 4)perbedaan cara pengucapan antara bahasa Arab dan bahasa Indonesia mempengaruhi kesulitan penutur asing Arab dalam mempelajari bahasa Indonesia. Dengan demikian, dalam mempelajari bahasa kedua membutuhkan strategi pembelajaran yang tepat dan lingkungan yang mendukung, agar memudahkan penutur asing dalam mempelajari bahasa kedua.
The learning of the Indonesian language for Arabic-speaking foreigners often faces various challenges. The aim of this study is to analyze the difficulties faced by Arabic-speaking foreigners in learning Indonesian. This research uses a qualitative case study method with data collection techniques through interviews involving students from UIN Sunan Gunung Djati Bandung as research subjects. The results of this study reveal that the difficulties faced by Arabic-speaking foreigners in learning Indonesian can be attributed to several factors: 1)the diversity of languages in Indonesia, 2)grammatical structure differences, 3)vocabulary differences, and 4)pronunciation differences between Arabic and Indonesian. Therefore, learning a second language requires appropriate learning strategies and a supportive environment to facilitate foreigners in learning the second language.
Referensi
Adityarini, I. A. P., Pastika, I. W., & Sedeng, I. N. (2020). Interferensi Fonologi pada Pembelajar BIPA Asal Eropa di Bali. Aksara, 32(1), 167–186. https://doi.org/10.29255/aksara.v32i1.409.167-186
Aprilyansyah, A. (2018). Upaya Indonesia dalam Menjadikan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Internasional di Asia Tenggara. Global Political Studies Journal, 2(2), 88–100. https://doi.org/10.34010/gpsjournal.v2i2.2025
Azizah, A. R. (2019). Penggunaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Gaul di Kalangan Remaja. Jurnal SKRIPTA: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(2), 33–39. https://doi.org/10.31316/skripta.v5i2.424
Dewi, M. Y., Sudaryat, Y., & Kuswari, U. (2020). Perbandingan Kata Bahasa Sunda dan Bahasa Arab (Tinjauan Struktur dan Semantik). Seminar Internasional Riksa Bahasa XII, 2(1), 629–634. http://proceedings2.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/922
Ilham, K. N. (2014). Peranan Metode Muhadasah dalam Pembelajaran Bahasa Arab guna Peningkatan Keberhasilan Siswa Kelas XI MA Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu Lowokwaru Malang. Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi, dan Pemikiran Hukum Islam, VI(1), 126–139.
Nurhayati, Suib, M., & Fatoni. (2022). Esensi dan Sebab Kesulitan Berbahasa Arab serta Penanganannya dalam Dunia Pendidikan. Ta’Limuna: Jurnal Pendidikan, 1(1), 84–91.
Purbarani, E., Muliastuti, L., & Farah, S. (2021). Pengembangan Model Materi A. Basa, 1(2), 50–60.
Rohayati, E. (2019). Analisis Kontrastif dalam Pembelajaran Bahasa Arab. Taqdir, 4(2), 105–117. https://doi.org/10.19109/taqdir.v4i2.3126
S.N., A. (2015). Pengembangan Program Profesionalisme Dosen Pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Asean. AL-BIDAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 7(1), 19–25.
Saidah, & Tawakkal. (2022). Analisis Kesalahan Berbahasa Arab dan Implikasinya pada Makna. AJIE: Al-Sazali Journal of Islamic Education, 1(1), 59–72.
Sambas, C. M., Napitupulu, M. F., & Syaputra, E. (2022). Bahasa Indonesia Penutur Asing sebagai Upaya Internasionalisasi Universitas di Indonesia. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 1(3), 103–108. https://doi.org/10.37676/mude.v1i3.2388
Sobri, A., Syahvini, S. N., Rizqa, R. F., Padilah, S., Athallah, M. R., & Fadila, N. (2024). Perbedaan Penerjemahan Gramatikal Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia. Jurnal Edukasi, 1(3), 316–324. https://doi.org/10.60132/edu.v1i3.184
Suin, & Istanti, W. (2019). Keefektifan Metode Praktik Langsung dan Metode Audiolingual dalam Pembelajaran BIPA Aspek Berbicara bagi Pemelajar BIPA 4 UNNES. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JPBSI), 8(2), 120–126.
Ulumuddin, A. &Wismanto, A. (2014). Bahan Ajar Bahasa Indonesia Ranah Sosial Budaya bagi Penutur Asing (BIPA). Jurnal Sasindo, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.26877/sasindo.v2i1%20Januari.917
Utama, A. W., Rohim, F. N., Tiranita, G., Prihartanti, N., & Saddhono, K. (2024). Inovasi dalam Pembelajaran BIPA: Pemanfaatan Dodol Garut sebagai Pengajaran Kuliner yang Menarik. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 12(1), 20. https://doi.org/10.30659/jpbi.12.1.20-31
Wijaya, D. (2021). Interferensi Bahasa Asing terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia pada Media Luar Ruang di Kota Curup, Kabupaten Rejanglebong. Jurnal BATRA, 7(1), 62–71.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The copyright of the received article shall be assigned to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the publishing rights to the published articles.
Authors are permitted to disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at the journal. Authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from the journal with an acknowledgment of initial publication to this journal.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.