STRUKTUR BAHASA; Pembentukan Kata dan Morfem sebagai Proses Morfemis dan Morfofonemik dalam Bahasa Indonesia

Authors

  • Siti Rumilah Sultan Agung Islamic University image/svg+xml
  • Ibnu Cahyani Pegiat Komunitas Baca Rakyat

DOI:

https://doi.org/10.30659/j.8.1.70-87

Keywords:

bahasa, kata, morfem, morfemis, morfofonemik.

Abstract

Pembentukan kata dan morfem dalam bahasa Indonesia merupakan fokus artikel ini. Bahasa merupakan sebuah sistem tanda dan bunyi, berarti bahwa bahasa itu sistemis sekaligus sistematis. Dengan demikian, untuk memahami suatu bahasa terlebih dahulu kita harus memahami proses pembentukan kata dan morfem sebagai bagian terkecil dari bahasa itu sendiri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dengan maksud untuk mengungkapkan proses pembentukan bahasa secara objektif dan apa adanya, yaitu dengan teknik menganalisa contoh kata dan morfem dalam bahasa Indonesia, selanjutnya menganalisa proses pembentukan tiap kata dan morfem tersebut. Proses pembentukan bahasa sejatinya melalui proses morfemis (a) derivasi zero, (b) afiksasi, (c) reduplikasi, (d) komposisi, (e) abrevasi, (f) derivasi balik, (g) metanalisis, (h) analogi dan (i) kombinasi proses sekaligus proses morfofonemik (a) pemunculan fonem; (b) pelesapan fonem; (c) peluluhan fonem; (d) perubahan fonem; (e) pergeseran fonem. Proses tersebut perlu dipahami sebagai bentuk kegiatan berkomunikasi untuk mengungkapkan makna, baik sebagai ide untuk mengungkap perasaan, permintaan, penolakan maupun yang lainnya. Ide tersebutlah yang kemudian disampaikan dalam bentuk kalimat yang mengandung makna.

Published

2020-06-01