Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Memberikan Penyuluhan HIV-AIDS di Puskemas Biak Kota Kabupaten Biak Numfor Papua

Inggrit Rita Uli Manik, Ruslan Ruslan, Wihelmina Kakiyai

Abstract


HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyebabkan penyakit AIDS sedangkan AIDS adalah bentuk lanjut dari infeksi HIV. Infeksi HIV pada ibu hamil dapat mengancam kehidupan ibu, serta ibu dapat menularkan virus bagi bayinya. Program PMTC mencegah terjadinya penularan pada perempuan usia produktif. Wilayah Puskemas Biak Kota menyumbang 58 penderita baru dari 124 penderita baru di kabupaten Biak Numfor (Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor, 2020). Kader Posyandu adalah kader kesehatan yang dapat menyampaikan pendidikan kesehatan di tengah-tengah masyarakat dan selalu ada bersama ibu dan anak dalam kegiatan Posyandu. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang HIV-AIDS dan ketrampilan kader dalam memberikan penyuluhan HIV-AIDS di Posyandu. Sasaran kegiatan adalah kader Posyandu di wilayah Puskemas Biak Kota. Puskemas Biak Kota mempunyai 21 Posyandu dimana 1 Posyandu di wakili oleh 1 orang. Kegiatan dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada kader Posyandu dengan metode ceramah diskusi, brain strorming, pembagian leaflet, simulasi, role play dan pendampingan kader. Hasil kegiatan sebelum pelatihan dilakukan tes pengetahuan didapatkan 4,8% pengetahuan kader dalam kategori baik setelah pelatihan 23,8% pengetahuan kader dalam kategori baik sedangkan dalam pendampingan kemampuan kader dalam memberikan penyuluhan 38,1% dalam kategori baik. Disarankan kepada mitra untuk melakukan kegiatan pelatihan juga penyegaran secara berkala dan kader yang telah mampu memberikan penyuluhan membantu kader lainnya.

HIV or Human Immunodeficiency Virus is the virus that causes AIDS while AIDS is an advanced form of HIV infection. HIV infection in pregnant women can threaten the mother's life, and the mother can transmit the virus to her baby. The PMTC program prevents transmission to women of reproductive age. The Biak City Public Health Center area contributed 58 new patients out of 124 new patients in the Biak Numfor district (Biak Numfor District Health Office, 2020). Posyandu cadres are health cadres who can deliver health education in the midst of the community and are always with mothers and children in Posyandu activities. The purpose of this community service is to increase the knowledge of cadres about HIV-AIDS and the skills of cadres in providing HIV-AIDS counseling at Posyandu. The target of the activity is Posyandu cadres in the Biak City Health Center area. The Biak City Health Center has 21 Posyandu where 1 Posyandu is represented by 1 person. Activities are carried out by providing training to Posyandu cadres using lecture discussion methods, brainstorming, distribution of leaflets, simulations, role play and mentoring of cadres. The results of the activities before the training carried out a knowledge test obtained 4.8% of cadres' knowledge in the good category after training 23.8% of cadres' knowledge was in the good category while in mentoring the ability of cadres to provide counseling 38.1% in the good category. It is suggested to partners to carry out training activities as well as periodic refreshments and cadres who have been able to provide counseling to help other cadres.


Keywords


HIV-AIDS; Kader; Penyuluhan; PMTCT

Full Text:

PDF

References


Anggraini, N., & Kurniasih, R. (2018). Analisis faktor penyebab kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang PMTCT. JURNAL ANTARA KEBIDANAN, 1(4), 221–234. https://doi.org/10.37063/ak.v1i4.29

Departemen Kesehatan RI. (2008). Modul Pelatihan Pencegahan HIV dari ibu ke Bayi.

Depkes RI. (2011). Statistik Kasus HIV/AIDS di Indonesia, Ditjen PP & PL, Jakarta

Didah, D., Susanti, A. I., & Elba, F. (2019). Upaya peningkatan pengetahuan kader posyandu tentang kesehatan ibu hamil, bayi dan balita di wilayah Puskesmas Jatinangor Kecamatan Jatinangor Sumedang. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 2(1), 64-72.

Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor. (2020). Profil Dinkes tahun 2020.

Ewles, L., & Simnett, I. (2014). Promosi Kesehatan Petunjuk Praktis. EGC, UGM Yogyakarta

Kementrian Kesehatan RI. (2010). Statistik Kasus HIV Indonesia 2010. Ditjen PPM& PL Depkes RI.

Kementrian Kesehatan RI. (2016). Pedoman Pelaksanaan Pencegahan penularan HIV dan Sifilis dari ibu ke anak bagi tenaga kesehatan.

Kasumayanti, E., Aprilla, N., & Hotna, S. (2022). Gambaran motivasi kader dalam memberikan pelayanan posyandu di Desa Bukit Kemuning wilayah kerja UPT Puskesmas Sukaramai tahun 2021. Jurnal Ners, 6(1), 75–79.

Mutia, A., & Ridwan, A. (2022). PENYULUHAN KESEHATAN KADER POSYANDU MENGENAI MASALAH KESEHATAN. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 1(2).

Notoatmodjo, S. (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta

Puskemas Biak Kota. (2021). Laporan Tahun 2021.

Setyoadi. (2016). Strategi Pelayanan Keperawatan bagi penderita AIDS. Graha Ilmu

Yayasan Spritia. (2009). HIV, Kehamilan dan Kesehatan perempuan.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/ijocs.5.2.131-138

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Inggrit Rita Uli Manik, Ruslan, Wihelmina Kakiyai

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.