Pendekatan Tarbawi Ustad dalam Mengatasi Bullying Santri Pesantren Insan Qur’an

Authors

  • Putra Muallimin Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh image/svg+xml
  • Nurbayani Ali Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh image/svg+xml
  • Hayati Hayati Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.30659/jspi.9.1.%25p

Keywords:

pendekatan tarbawi, bullying, pesantren, ustaz, Insan Qur'an

Abstract

Penelitian ini mengkaji pendekatan tarbawi yang diterapkan ustaz dalam mengatasi perilaku bullying di Pesantren Insan Qur'ani, Aceh Besar. Fokus penelitian mencakup dua hal utama: (1) mengidentifikasi bentuk-bentuk bullying yang terjadi di lingkungan pesantren, dan (2) menganalisis upaya penanganan yang dilakukan ustaz melalui pendekatan pendidikan Islam (tarbawi). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying di pesantren termanifestasi dalam tiga bentuk utama: bullying fisik, bullying verbal, dan bullying relasional/sosial. Adapun pendekatan tarbawi yang diterapkan para ustaz meliputi: (a) pendekatan keteladanan (uswah hasanah), (b) pembiasaan perilaku Islami (ta'wid), (c) nasihat dan bimbingan individu (mau'izhah), (d) pengawasan dan pembinaan berkelanjutan (muraqabah), serta (e) penguatan nilai-nilai akhlak melalui kajian kitab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan tarbawi secara holistik terbukti efektif mereduksi perilaku bullying di lingkungan pesantren ketika diterapkan secara konsisten dan sistemik.

Author Biographies

  • Putra Muallimin, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

    Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh,Indonesia

  • Nurbayani Ali, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

    Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

  • Hayati Hayati, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

    Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

References

Al-Attas, M. N. (1999). The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education. Kuala Lumpur: ISTAC.

Aly, H. N. (1999). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

An-Nahlawi, A. (1995). Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah, dan Masyarakat. Jakarta: Gema Insani Press.

Daradjat, Z. (2005). Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang.

Dhofier, Z. (2011). Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kyai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Khisbiyah, Y., & Aly, A. (2004). Mengelola Keragaman di Pesantren. Surakarta: PSB-PS UMS.

Miskawaih, I. (1985). Tahdzib al-Akhlaq. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2012). Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhibbin Syah. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Nata, A. (2014). Akhlak Tasawuf dan Karakter Mulia. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Olweus, D. (1993). Bullying at School: What We Know and What We Can Do. Oxford: Blackwell.

Qomar, M. (2005). Pesantren: Dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi. Jakarta: Erlangga.

Rifa'i, M. (2011). Sosiologi Pendidikan: Struktur dan Interaksi Sosial di dalam Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Rigby, K. (2007). Bullying in Schools: And What to Do About It. Melbourne: Australian Council for Educational Research.

Sudjana, N. (1996). Cara Belajar Siswa Aktif dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif: Untuk Penelitian yang Bersifat Eksploratif, Interpretif, Interaktif, dan Konstruktif. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2009). Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tafsir, A. (2008). Metodologi Pengajaran Agama Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tafsir, A. (2010). Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Yusuf, S. L. N. (2006). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Graham, S., & Juvonen, J. (1998). Self-Blame and Peer Victimization in Middle School: An Attributional Analysis. Developmental Psychology, 34(3), 587–599.

Maesaroh, S. (2013). Peranan Metode Pembelajaran terhadap Minat dan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam. Jurnal Kependidikan, 1(1), 150–168.

Downloads

Published

2026-06-17