AI-Generated Deepfakes and Civil Liability Under Article 1365 of the Civil Code and Human Rights Protection
Abstract
The rapid advancement of Artificial Intelligence (AI) has facilitated the emergence of deepfake technology, which enables the creation of highly realistic manipulated audio, image, and video content. While deepfakes offer various beneficial applications, their misuse poses significant legal challenges, particularly regarding civil liability and the protection of fundamental rights. This study aims to analyze whether the creation and dissemination of AI-generated deepfake content fulfill the elements of an unlawful act under Article 1365 of the Indonesian Civil Code and to examine the evidentiary mechanisms applicable in civil litigation involving deepfakes. This research employs normative legal research using statutory, conceptual, and case approaches. The findings indicate that the unauthorized creation and distribution of deepfake content may satisfy all elements of an unlawful act, namely the existence of an act, unlawfulness, fault, damage, and a causal relationship between the act and the resulting harm. The study concludes that Article 1365 of the Indonesian Civil Code can be applied progressively to deepfake cases, although more comprehensive regulations are necessary to ensure effective legal protection and accountability in the era of artificial intelligence.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Journals:
Aprillia, N., Khasanah, D. R. A. U., & Pongantung, R. J. (2025). Implikasi hukum tentang penyalahgunaan teknologi deepfake terhadap kejahatan identitas digital. Dinamika Hukum, 26(2), 148-157. https://doi.org/10.35315/dh.v26i2.10209.
Ardiyani, N. K. D. I. (2024). Analisis yuridis pertanggungjawaban pidana pelaku deepfake porn berdasarkan hukum positif. Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik| E-ISSN: 3031-8882, 2(1), 603-608. https://doi.org/10.62379/cs863250.
Arvitto, R. S. (2025). Implikasi hukum deepfake: Telaah terhadap UU ITE dan UU PDP. Jurnal Ilmiah Hukum dan Hak Asasi Manusia, 4(2), 73-82. DOI: 10.35912/jihham.v4i2.3937.
Chairani, M. A., Yitawati, K., & Pradhana, A. P. (2024). Urgensi pengaturan hukum bagi penyalahgunaan aplikasi deepfake. Jurnal Rechtens, 13(1), 81-96. https://doi.org/10.56013/rechtens.v13i1.2668.
Eka, P. & Ratna, S. (2025). Analisis Normatif terhadap Penyebaran Deepfake Sebagai Bentuk Pelanggaran Hukum. Majelis: Jurnal Hukum, 15(2), 125-145. https://doi.org/10.62383/majelis.v3i1.1509.
Gultom, J. G. N. M. (2026). Pertanggungjawaban Hukum perdata Terhadap Kerugian Korban Penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) dan Deepfake di Indonesia. Media Hukum Indonesia (MHI), 4(2). https://doi.org/10.5281/zenodo.21000606.
Haida, R. S. N., & Nuriyatman, E. (2024). Urgensi Pengaturan Perlindungan Hukum Terhadap Korban Deepfake Melalui Artficial Inteligence (Ai) Dari Perspektif Hukum Pidana Indonesia. Jurnal Hukum Respublica, 24(01). https://doi.org/10.31849/respublica.v24i01.23327.
Indriawati, S. E. (2026). Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana atas Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Tindak Pidana Berbasis Deepfake. Judge: Jurnal Hukum, 6(10), 1933-1943. https://doi.org/10.54209/judge.v6i10.2295.
Kurniawan, D. (2026). Analisis Tanggung Gugat dalam Kasus Deepfake yang Dihasilkan oleh AI Generatif. Jurnal Hukum Pustaka, 12(1), 78-95. https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i1.1070.
Lany, Arman. “Legal Responsibilities of Notaries in the Era of Artificial Intelligence in Preventing Fraudulent Property Transactions.” Jurnal Pembaharuan Hukum 12, No 2 (2025): 356-374. DOI: 10.26532/jph.v12i2.47041.
Maharani, B. A., Rahajeng, H. A., & Arianti, Z. D. (2025). Perlindungan Hukum Masyarakat dari Dampak Negatif Penggunaan AI. Media Hukum Indonesia (MHI), 3(2). https://doi.org/10.5281/zenodo.15783168.
Maharani, R., & Mtvm, S. M. (2025). Ganti rugi akibat penyalahgunaan artificial intelligence (deepfake) pada citra orang terkenal di Facebook berdasarkan Pasal 1365 BW. Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(4). https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i4.1512.
Nainggolan, Bernard, Suwarno Suwarno, Keisha Dearin Dafa. “Reconstructing Copyright Protection for Artificial Intelligence-Generated Works.” Jurnal Hukum Unissula 42, No 3 (2026): 614-646.
Najah, R. S. (2026). Tantangan Hukum yang Ditimbulkan oleh Teknologi Deepfake dalam Pemalsuan Alat Bukti Elektronik di Indonesia. Jurnal Hukum Elektronik, 10(2), 156-175.
Noerman, C. T., & Ibrahim, A. L. (2024). Kriminalisasi deepfake di Indonesia sebagai bentuk pelindungan negara. Jurnal USM Law Review, 7(2), 603-621. https://doi.org/10.26623/julr.v7i2.8995.
Nugraha, M., Sadina, A. S., Ramadonna, V., & Hidayat, K. A. (2025). Analisis Unsur Perbuatan Melanggar Hukum Atas Penggunaan Artificial Intelligence Dalam Kasus Konten Deepfake. Legal System Journal, 2(1), 23-36.
Oktavianti, R. G., Muqsith, A., & Nadia, I. (2025). Penyalahgunaan Deepfake Era Canggihnya Teknologi Memicu Kejahatan Media Misuse Of Deepfake In The Era Of Advanced Technology Is Triggering Media Crime. IUS: Jurnal Ilmiah Fakultas Hukum, 13(01), 114-122.
Pane, D, P, R., & Tambe, A, W. (2025). Tantangan Penegakan Hukum dan Upaya Mitigasi atas Hadirnya Teknologi Deepfake Porn sebagai Jenis Tindak Pidana Digital pada Era Artificial Intelligence. Pemuliaan Keadilan, 2(3), 2345-2360. https://doi.org/10.62383/pk.v2i3.1055.
Putra, M. R. S. (2026). Penyalahgunaan Deepfake Sebagai Perbuatan Melawan Hukum dalam Perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram, 18(2), 316-333. https://doi.org/10.20414/alihkam.v18i1.15602.
Putri, K. A. R., Saputro, H. D., & Amanita, A. (2025). Pertanggungjawaban Hukum Atas Penggunaan Artificial Intelligence untuk Deepfake Menurut UU Perlindungan Data Pribadi. Rechtswetenschap: Jurnal Mahasiswa Hukum, 2(2).
Putri, N. A., Nurmasitha, N., & Neisya, N. L. (2025). Analisis pertanggungjawaban perdata terhadap penyalahgunaan teknologi artificial intelligence (deepfake). Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(12). https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i12.2019.
Putri, S. M. I., Salsabila, N., & Hosnah, A. U. (2024). Kriminalisasi penggunaan deepfake dalam tindak pidana penipuan dan pencemaran nama baik: Tantangan dan solusi hukum. Jurnal Hukum Legalita, 6(2), 83-90. https://doi.org/10.47637/legalita.v6i2.1453.
Respati, A. A., Setyarini, A. D., Parlagutan, D., Rafli, M., Mahendra, R. S., & Nugroho, A. A. (2024). Analisis hukum terhadap pencegahan kasus deepfake serta perlindungan hukum terhadap korban. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(2). https://doi.org/10.5281/zenodo.12508126.
Sholikhin, A. (2026). Analisis Pertanggungjawaban Perdata atas Penyalahgunaan Konten Deepfake. Jurnal Hukum UPN, 14(2), 234-250.
Silalahi, W., & Dachi, F. N. (2026). Pertanggung jawaban Hukum Platform Media Sosial terhadap Penyebaran Konten Deepfake Berbasis Artificial Intelligence dalam Kasus Penipuan Berkedok Ritual Uang Gaib Ujang Busthomi. Politika Progresif: Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora, 3(2), 22-36. https://doi.org/10.62383/progres.v3i2.3110.
Tavadjio, S. N. (2025). Implikasi Legal dari Deepfake: Ganti Rugi Perdata atas Pemalsuan Wajah dan Suara. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(4), 4566-4577. https://doi.org/10.61104/alz.v3i4.1995
Tirtakusuma, Andreas Eno, Eleazar Josiah Josiah Tirtakusuma, and Adino Jedidiah Jedidiah Tirtakusuma. “Artificial Intelligence and the Legal Framework in Preventing Financial Report Manipulation in Indonesia.” Jurnal Pembaharuan Hukum 12, No 2 (2025): 242-262. DOI: 10.26532/jph.v12i2.47111.
Wiguna, A., & Aisyah, P. (2025). Perlindungan hukum terhadap perempuan korban deepfake pornography di Indonesia. Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik| E-ISSN: 3031-8882, 3(1), 198-205. https://doi.org/10.62379/gpq07x87.
Yanuafriza, A. Y., & Eluan, F. V. (2025). Pertanggungjawaban Perdata atas Penyalahgunaan Teknologi Deepfake dalam Perspektif Hukum Indonesia. Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities, 5(2), 294-304.
Books:
Annisa, R. (2024). Pertanggungjawaban Perdata dalam Kasus Penyebaran Deepfake Pornografi. Thesis, Jakarta: Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
Asshiddiqie, S. (2010). Pengantar Ilmu Hukum. Jakarta: Konstitusi Press.
Bakry, A.S. (2005). Hukum Perdata Indonesia. Bandung: Mandar Maju.
Djokosoetono, R. (2008). Pengajaran Hukum Perdata BATIH Tinggi. Jakarta:bdding.
Farida, S. (2023). Analisis Yuridis Perlindungan Data Pribadi dalam Teknologi AI Generatif. Disertasi, Yogyakarta: Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada.
Hardiansyah, D. (2019). Hukum Teknologi dan Informasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hidayat, A. (2025). Mekanisme Pembuktian Elektronik dalam Perkara Perdata yang Melibatkan Deepfake. Thesis, Surabaya: Fakultas Hukum Universitas Airlangga.
Kusumadi, S. (2015). Hukum Perdata: Perbuatan Melawan Hukum. Surabaya: Airlangga University Press.
Lubis, A. H. (2026). Hukum Pidana Penipuan Deepfake AI di Indonesia: Jeratan UU ITE dan KUHP Baru. West Bromwich: AML Law Office.
Mariam, W. (2017). Hukum Acara Perdata Indonesia. Jakarta: Prenadamedia Group.
Marwan, P. (2020). Hukum Perlindungan Data Pribadi. Jakarta: Kencana.
Mulya, A. (2018). Hukum dan Teknologi: Tantangan Baru_REGULASI. Jakarta: Rajawali Pers.
Pratama, D. (2024). Tanggung Jawab Platform Digital dalam Penyebaran Konten Deepfake. Disertasi, Bandung: Fakultas Hukum Universitas Parahyangan.
Rajawali, A. (2019). Hukum dan Kecerdasan Buatan. Jakarta: Prenadamedia Group.
Utama, R. (2022). Aspek Hukum Perlindungan Data Pribadi Source Subject terhadap Penggunaan Teknik Deepfake dalam Perspektif Perbuatan Melanggar Hukum. Skripsi, Fakultas Hukum UNSRI.
Widjaja, G. (2020). Hukum Perlindungan Konsumen dan Data Pribadi. Jakarta: Grasindo.
Internet:
BP Lawyers. (2023). Memahami Pasal 1365 KUHPerdata tentang Perbuatan Melawan Hukum. BP Lawyers Corporate Law Firms di Jakarta. Retrieved in July 13, 2026, From https://bplawyers.co.id/2023/11/02/memahami-pasal-1365-kuhperdata-tentang-perbuatan-melawan-hukum/.
DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jdh.v9i3.53580
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Daulat Hukum has been indexed in:
Editorial Office: RUMAH JURNAL FH UNISSULA (RJFHU) 2nd Floor, Faculty of Law Universitas Islam Sultan Agung. Jln. Kaligawe KM. 4, Semarang City, Central Java, Indonesia.
Email: jdh@unissula.ac.id
This work is licensed under a Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0).











