THE LEGAL POLITICS ASPECT IN THE IMPORTANCE OF CONSUMMATION IN MARRIAGE LAW

Sulistyowati Sulistyowati, Dewi Nadya Maharani

Abstract


Indonesia is a country of law (rechtsstaat). In terms of regulating its state, Indonesia uses various kinds of laws and regulations. This includes equality between men and women. This gives rise to the term equal protection principle or equality before the law, namely equality and equality of individuals and communities in the eyes of the law. The law relating to marriage and the rights and position of both a wife and a husband in the Civil Code was replaced by Law No. 1 of 1974 on marriage, which has now been revised by the law of the Republic of Indonesia No. 16 of 2019 on amendments to Law No. 1 of 1974 on Marriage (Marriage Law). However, this law has no sanctions if anyone does not comply with it. In this case, we need to amend the Marriage Act. This research is descriptive normative legal research. The theory used theory is the theory of the rule of law, the theory of the purpose of law, and the theory of law enforcement. Data collection techniques are Library Studies (library research).

Keywords


Legal politics aspects, marriage law

Full Text:

PDF

References


Books :

Ahmad Ali, 2009, Menguak Teori Hukum, (legal theory) dan Teori Peradilan (judicialprudence) termasuk Interpretasi Undang-Undang (legisprudence), Kencana Prenada Media Group, Jakarta.

Astim Riyanto, 2006, Teori Konstitusi, Yapemdo, Bandung.

Bambang Sunggono, 2003, Metodologi Penelitian Hukum, PT Raja Grafindo, Jakarta.

Oemar Seno Adji, 1996, Prasara Seminar Ketatanegaraan Undang-Undang Dasar 1945, Seruling Masa, Jakarta.

Sri Soemantri, About State Institutions According to UUD 1945, Alumni, Bandung.

Sunny Ismail, 1981, Pergeseran Kekuasaan Ekskutif, Aksara Baru, Jakarta.

Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji, 2001, Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Journals :

Achmad Bahroni, Ariella Gitta Sari, Satriyani Cahyo Widayati, Hery Sulistyo, Dispensasi Kawin Dalam Tinjauan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Juncto Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak, Jurnal Transparansi Hukum Vol. 2, No. 2, 2019.

Adhitya Dimas Pratama, Kedudukan Kepemilikan Hak Atas Tanah Dalam Perkawinan Campuran Tanpa Adanya Perjanjian Pisah Harta, Jurnal Panorama Hukum Vol. 3, No. 2, 2018.

Ahmad Ropei, Maqashid Syari’ah Dalam Pengaturan Batas Usia Pernikahan Di Indonesia, Asy-Syariah Vol. 23, No. 1, 2021.

Ahmad Zaini. Negara Hukum, Demokrasi dan HAM, Al Qisthâs, Jurnal Hukum dan Politik 11, No. 1, 2018.

Aldila Arumita Sari & R.B. Sularto, Kebijakan Formulasi Kekerasan Seksual Terhadap Istri (Marital Rape) Berbasis keadilan Gender Di Indonesia, Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, Vol. 1, No. 1, 2019.

Choirunnisa Nur Novitasari, Dian Latifiani & Ridwan Arifin, Analisis Hukum Islam terhadap Faktor Putusnya Tali Perkawinan, Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, Samarah : Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol. 3, No. 2, 2019.

Dini Ramdania, Aspek Hukum Perceraian Dalam Persfektif Hukum Islam (Studi Terhadap Tingginya Tingkat Cerai Gugat Di Pengadilan Agama Kota Bandung), Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum Vol. 19, No. 1, 2020.

Dudi Badruzaman, Tingkat Gugatan Perceraian Antara Pasangan Pernikahan Dini Di Pengadilan Agama, Asy-Syariah Vol. 23, No. 1, 2021.

Elfrida Ratnawati, Sri Nanang M Kamba, Januardo SP Sihombing dan Julius F Maloringan, Catat Perkawinan Untuk Kepastian Dan Perlindungan Hukum (Studi Kasus: Kabupaten Minahasa Utara), Jurnal Legislasi Indonesia Vol. 18, No. 2, 2021.

Ferry Irawan Febriansyah & Anwar Sanusi, Larangan Perkawinan Masyarakat Adat Mirah Dan Golan, DiH: Jurnal Ilmu Hukum Vol. 16, No. 2, 2020.

Iwan Romadhan Sitorus & Yusmita, The Age Of Marriage On Interdisiplinary Islamic Law Perspectives, MIZANI: Wacana Hukum, Ekonomi dan Keagamaan Vol. 7, No. 1, 2020.

I Wayan Agus Vijayantera, Kajian Yuridis Larangan Adanya Ikatan Perkawinan Terhadap Sesama Pekerja Dalam Satu Perusahaan, Jurnal Analisis Hukum Vol. 1, No 1, 2018.

Kudrat Abdillah, Ah. Kusairi, Reinterpretasi Hak Ijbar Dalam Hukum Perkawinan Islam Di Keluarga Pesantren, Asy-Syariah Vol. 22, No. 1, 2020.

Mochammad Nasichin, Akibat Hukum Pembatalan Perkawinan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, Jurnal Pro Hukum Vol. 7, No. 1, 2018.

Maulida Zahra Kamila, Politik Hukum Undang-Undang Perkawinan Di Indonesia, Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam, Vol. 3, No. 2, 2022.

Rastini, Jaka Bangkit Sanjaya dan Rizqi Mulyani Slamet, Analisis Yuridis Pentingnya Pembuatan Perjanjian Perkawinan Berdasarkan Perspektif Hukum Perdata, Rewang Rencang : Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 2, No. 6, 2021.

Susani Triwahyuningsih, Perlindungan Dan Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) Di Indonesia, Jurnal Hukum : Legal Standing Vol.2, No. 2, 2018.

Tengku Erwinsyahbana, Aspek Hukum perkawinan Antar Agama dan Problematika Yuridisnya, Refleksi Hukum, Vol. 3 , No. 1, 2018.

Ummul Khaira & Azhari Yahya, Pelaksanaan Upaya Perdamaian Dalam Perkara Perceraian (Suatu Kajian terhadap Putusan Verstek pada Mahkamah Syar’iyah Bireuen), Jurnal Penelitian Hukum DE JURE Vol.18, No. 3, 2018,.

Wiratni Ahmadi, Hak dan Kewajiban Wanita Dalam Keluarga Menurut Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Jurnal Hukum Pro Justitia, Vol. 26, No.4, 2008.




DOI: http://dx.doi.org/10.26532/jph.v11i1.36668

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Jurnal Pembaharuan Hukum Indexed by :

google_scholar onesearch crossref garuda sinta base dimension DOAJ
Jurnal Pembaharuan Hukum  
Faculty of Law, UnissulaCopyright of Jurnal Pembaharuan Hukum
Jalan Kaligawe Raya KM.4, Terboyo Kulon, Genuk,ISSN 2580-3085 (Online) ISSN 2355-0481 (Print)
Semarang, Central Java, Indonesia, 50112JPH is licensed under a