FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI OBAT PADA PENDERITA MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARSO BARAT PAPUA
Abstract
Latar Belakang: Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan di wilayah endemis. Keberhasilan pengobatan malaria sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat sesuai dosis dan jadwal hingga pengobatan selesai. Ketidakpatuhan dapat menyebabkan kegagalan pengobatan dan meningkatkan risiko kekambuhan. Oleh karena itu, perlu diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi obat pada penderita malaria. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pendidikan, pengetahuan, dan efek samping obat dengan kepatuhan konsumsi obat pada penderita malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Arso Barat Papua Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur pada penderita malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Arso Barat. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman's Rank Correlation dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 31–45 tahun (46,3%), berjenis kelamin perempuan (77,5%), berpendidikan SMA (63,8%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (62,5%). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan kepatuhan konsumsi obat malaria (p = 0,586; rₛ = -0,062). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan konsumsi obat malaria (p = 0,395; rₛ = -0,096). Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara efek samping obat dengan kepatuhan konsumsi obat malaria (p = 0,010; rₛ = 0,285) dengan kekuatan hubungan yang lemah. Responden yang mengalami efek samping lebih berat cenderung memiliki tingkat kepatuhan yang lebih rendah. Kesimpulan: Tingkat pendidikan dan pengetahuan tidak berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan konsumsi obat malaria, sedangkan efek samping obat berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan. Oleh karena itu, upaya peningkatan kepatuhan pengobatan malaria perlu menekankan edukasi mengenai efek samping obat, konseling, pendampingan, serta pemantauan pasien selama menjalani pengobatan.
Kata kunci: malaria; kepatuhan konsumsi obat; pendidikan; pengetahuan; efek samping obat.
Full Text:
PDFReferences
Achjar, K. A. H., Agusfina, M., Yesika, R., Aminah, S., Laksono, R. D., Sujati, N. K., . . . Ifadah, E. (2024). Penyakit Menular: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Adeleke, T. O., Akinlosotu, M. A., Samson, T. K., Adeleke, O. V., Ajala, D. E., Olasinde, Y., . . . Esan, D. T. (2025). Malaria knowledge and preventive practices among caregivers of under-five children in Southwest Nigeria. Scientific Reports, 15(1), 36821.
Agil, N. M., Ismoyowati, T. W., Anggaraeni, K. R. T., Nurchayati, S., Pamangin, L. O. M., Yulianti, Y., . . . Ifadah, E. (2025). Buku Ajar Metodologi Penelitian Bidang Kesehatan: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Amoako, M. A., Wutor, V. C., & N'guessan, B. B. (2025). Knowledge, beliefs and adherence to antimalarial medications among patients in the Ga East Municipality of Ghana. Frontiers in Malaria, 3, Article 1582682. https://doi.org/10.3389/fmala.2025.1582682
Anggraini, S., & Hidayat, R. (2020). Faktor-faktor kepatuhan minum obat pada penderita malaria vivax di Puskesmas Hanura Kabupaten Pesawaran. Jurnal Kesehatan Masyarakat Lampung, 5(2), 145–152. https://www.researchgate.net/publication/345959746_Faktor-Faktor_Kepatuhan_Minum_Obat_pada_Penderita_Malaria_Vivax_di_Puskesmas_Hanura_Kabupaten_Pesawaran
APMEN Vivax Working Group. (2025). An evidence brief on patient adherence to treatment: Improving the use of P. vivax radical cure treatment in the Asia Pacific. Malaria Elimination Sustainable Action. https://mesamalaria.org/wp-content/uploads/2025/06/An-Evidence-Brief-on-Patient-Adherence_APMEN.pdf
Arrizqi, S. (2020). Hubungan antara persepsi health motivation, cues to action dengan perilaku kesehatan lansia hipertensi di Desa Sumberejo, Demak. Universitas Muhammadiyah Semarang.
Aslina, E., Raharjo, M., Kesehatan Lingkungan, M., & Kesehatan Masyarakat, F. (2025). Faktor Vektor Dan Host Yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria: Literatur Review. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 7(1), 124–132. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjhsr/article/view/29874
Atser, P. N., Hayat, G., & Okafor, U. (2025). Effect of health education intervention on knowledge and adherence to intermittent preventive treatment of malaria in pregnancy among women. Healthcare, 13(2), 105. https://doi.org/10.3390/healthcare13020105
Bawate, C., Callender-Carter, S. T., Guyah, B., & Ouma, C. (2024). Factors influencing patients' adherence to malaria artemisinin-based combination therapy in Kamuli District, Uganda. Malaria Journal, 23(1), 1. https://doi.org/10.1186/s12936-023-04824-8
Bawate, C., Nakiranda, S., Turyakira, E., & Anguzu, G. (2024). Factors influencing patients’ adherence to malaria artemisinin-based combination therapy in Kamuli District, Uganda. Malaria Journal, 23(1), Article 2. https://doi.org/10.1186/s12936-023-04824-8
Brusamento, S., et al. (2023). Adherence to 14-day radical cure for Plasmodium vivax malaria in Papua, Indonesia: A mixed-methods study. Malaria Journal, 22, 98. https://doi.org/10.1186/s12936-023-04578-3
Refbacks
- There are currently no refbacks.
