PEMBUATAN QR CODE UNTUK TEMU KEMBALI ARSIP INAKTIF DI DEPOT ARSIP DINAS PERPUSTAKAAN UMUM DAN ARSIP DAERAH KOTA MALANG
Abstract
Pengelolaan arsip inaktif merupakan bagian penting dalam mendukung efektivitas administrasi dan kualitas layanan kearsipan pada instansi pemerintahan. Permasalahan yang sering dihadapi dalam pengelolaan arsip inaktif adalah lamanya waktu temu kembali arsip akibat sistem pencatatan yang belum terintegrasi secara optimal antara arsip fisik dan data digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Quick Response Code (QR Code) sebagai sarana temu kembali arsip inaktif di Depot Arsip Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan (action research) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan SERVQUAL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QR Code yang terintegrasi dengan Google Spreadsheets mampu mempercepat waktu temu kembali arsip dari beberapa menit menjadi hitungan detik serta meningkatkan kualitas layanan temu kembali arsip, khususnya pada dimensi responsiveness, reliability, dan tangibles. Penerapan QR Code juga mempermudah petugas dalam mengidentifikasi lokasi arsip secara lebih akurat dan sistematis. Penelitian ini merekomendasikan penerapan QR Code sebagai solusi praktis dan efektif dalam mendukung pengelolaan arsip inaktif di lingkungan instansi pemerintahan.
Kata Kunci: Arsip inaktif, Temu kembali arsip, QR Code, Layanan kearsipan, Google Spreadsheets.
Full Text:
PDFReferences
Ardyawin, I. (2016). Urgensi Pengelolaan Arsip Dinamis dalam Menyediakan Akses Informasi untuk Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat (Vol. 5, Number 2).
Ariyandi, H. Z., & Handayani, A. N. (2022). Peran Penggunaan Teknologi QR Code untuk Meningkatkan Keterhubungan dan Efisiensi Masyarakat Menuju Era Transformasi Society 5.0. Jurnal Inovasi Teknik Dan Edukasi Teknologi, 2(7), 299–306. https://doi.org/10.17977/um068v1i72022p299-306
Hartanto, J. (2009). Sistem Teknologi Informasi (Andi, Ed.).
Kamilatun Nisa, M., & Lestari Utami, L. (2025). Pengembangan Aplikasi Penyimpanan Arsip dengan Menggunakan QR Code pada Politeknik Kesehatan Tasikmalaya. Jurnal Informatika Dan Teknik Elektro Terapan, 13(2), 1250–1258. https://doi.org/10.23960/jitet.v13i2.6429
Legianti, S., & Indriani, P. (2018). Sistem Penyimpanan Arsip Berbasis QR Code pada Gedung Arsip PT Pupuk Sriwidjaja Palembang. Seminar Hasil Penelitian Vokasi (SEMHAVOK).
Maliya, A., Jaya, F., & Suparto, A. A. (2025). Implementasi Sistem Absensi Menggunakan Qr Code Dan Google Spreadsheet Untuk Meningkatkan Efektifitas Pencatatan Kehadiran Siswa Kelas X Tkj Di Smk Farida Adz-Dzikraa. Jurnal Teknik Mesin, Elektro Dan Ilmu Komputer, 5(3), 13–21. https://doi.org/10.55606/teknik.v5i3.7701
Nugroho, M. R. (2025). Analisis Pengelolaan Arsip Sebagai Upaya Meningkatkan Pelayanan Administrasi di Kantor Desa Wirokerten . Custodia: Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry, 1, 150–159.
Republik Indonesia. (2014). Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penilaian Lomba Tertib Arsip di Lingkungan Arsip Nasional Republik Indonesia Tahun 2014
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang No.43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.
Susfa Ramanda, R., & Indrahti, S. (2015). Analisis Pengelolaan Arsip Inaktif terhadap Temu Kembali Arsip di Pusat Arsip (Record Center) Politeknik Negeri Semarang. In Jurnal Ilmu Perpustakaan (Vol. 4, Number 3). Juli.
Wijaya, H., Amir, A., Riyanti, D., Setiana, S. C., & Somakila, R. S. (2023). Siklus Kemmis dan McTaggart: Contoh dan Pembahasan. IAIN Pontianak Press.
Wulandari, A. F., & Suryadi, A. (2025). Implementasi Arsip Digital Berbasis Web dengan Integrasi QR Code Untuk Berkas Fisik. 2, 161–167. http://jurnal.bsi.ac.id/index.php/mti
Refbacks
- There are currently no refbacks.
