Integrasi Konsep Pendidikan Ki Hajar Dewantara Sebagai Ruh Sistem Pendidikan Indonesia dalam Literasi Digital

Turahmat Turahmat

Abstract


Literasi digital meretas batas, memungkinkan interaksi tak terbatas, sampai pada memodifikasi dan memanipulasi karakter individu dan kelompok. Informasi dan interaksi yang tak terbatas ini, menjadikan kita memahami lebih luas ihwal semua yang terjadi di hampir setiap sudut dunia. Jangan sampai kekayaan informasi ini justru menjadikan sikap mental kita terbelenggu. Kita menjadi tidak percaya diri terhadap semua potensi yang kita miliki. Kita menjadi merasa lebih hebat ketika menggunakan barang impor dibanding barang lokal. Jika itu yang terjadi, kita sejatinya belum merdeka. Secara fisik, kita memang sudah terlepas dari bingkai penjajahan, tapi mental kita belum. Jangan-Jangan hal itulah yang membuat menteri pendidikan kita saat ini, mencetuskan konsep merdeka belajar. Pada tataran teknis kita memang harus merdeka belajar, bukan lagi belajar merdeka. Dalam dunia pendidikan, kita memiliki Ki Hajar Dewantara dengan konsep pendidikan yang sangat khas. Maka konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara mestinya diintegrasikan dalam literasi digital. Agar setinggi apapun kita meliterasi digital, kita tetap berpijak dalam bumi ke-Indonesia-an.

Full Text:

PDF

References


Anggeraini,Y., Abdurrachman,F., Mujiyanto, J & Bharati, D.A.L. 2019. Literasi Digital: Dampak dan Tantangan dalam Pembelajaran Bahasa. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES.

B.S. Mardiatmadja. 1986. Tantangan Dunia Pendidikan, Daerah Istimewa Jogjakarta: Kanisius.

Dewantara, Ki Hadjar. 1954. Masalah Kebudayaan. Daerah Istimewa Jogjakarta: Pertjetakan Taman Siswa.

-----------------, 1962. Karja I (Pendidikan). Daerah Istimewa Jogjakarta: Pertjetakan Taman Siswa.

Drost, Sj, 1999. Proses Pembelajaran sebagai Proses Pendidikan. Jakarta: Grasindo.

Gilang Jiwana Adikara & Novi Kurnia (Ed). 2021. Modul Aman Bermedia Digital. Jakarta: Kementrian Komunikasi dan Informatik Republik Indonesia, Japelidi, Siberkreasi.

Guza. Afnil. 2009. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang- Undang Guru dan Dosen. Jakarta: Asa Mandiri.

I. Djumhur, H. Danasaputra. 1976. Sejarah Pendidikan. Bandung: Pustaka Ilmu.

Karsoni Berta Dinata. 2021. Literasi Digital dalam Pembelajaran Daring. Vol. 11 No. 1 (2021): jurnal Eksponen: Volume 11 Nomor 1 April 2021. https://jurnal.umko.ac.id/index.php/eksponen/article/view/368.

Mujito, Wawan Eko. 2014. Konsep Belajar Menurut Ki Hadjar Dewantara dan Relevansinya dengan Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. XI, No. 1, Juni 2014.

Muthoifin. 2015. Pemikiran Pendidikan Multikultural Ki Hadjar Dewantara. Jurnal Intizar, Vol. 21, No. 2, 2015.

OECD, PISA 2018 database.

Olsson, L., & Edman-Stålbrant, E. 2008. Digital literacy as a challenge for Teacher Education. Learning to Live in the Knowledge Society, 281, 11–18. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09729-9_2.

Payton, S., & Hague, C. 2010. Digital literacy in practice: Case studies of primary and secondary classrooms Retrieved from http://www.futurelab.org.uk/sites/default/files/Digital_Literacy_case_studies.pdf

Q, Ikhwan Aziz, Subandi, dan Retno Firmawati Nafi’ah. 2018. Konsep Pendidikan dalam Pemikiran Ki Hajar Dewantara dan Relevansinya dengan Pendidikan di Indonesia. Jurnal Sumbula, Darul Ulum Jombang: Volume 3, Nomor 1, Juni, 2018.

Ricklefs, M.C. 2007. Sejarah Indonesia Modern 1200-2004 (cetakan ke-3). Jakarta: SERAMBI.

Sharma, M. 2017. Teacher in a digital era. Global Journal of Computer Science and Technology: G. Interdisciplinary, (17)3.

Sindhunata (ed.). 1999. Menjadi Generasi Pasca-Indonesia. Daerah Istimewa Jogjakarta: Kanisius.

Suparlan, Henricus. 2015. Filsafat Pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan Sumbangannya Bagi Pendidikan Indonesia, dalam Jurnal Filsafat Yogaykarta: Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Volume 25, Nomor 1, Februari, 2015.

Tilaar, H.A.R., Prof. Dr. M.Sc. Ed.1999. Pendidikan Kebudayaan dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. 2018. Digital Literacy and Beyond. Diakses https://www.unescap.org/sites/default/files/Digital%20literacy%20and%20beyond%2C%20UNESCO.pdf.

Yanuarti, Eka. 2017. Pemikiran Pendidikan Ki Hajar Dewantara dan Relevansinya dengan Kurikulum 13. Jurnal Penelitian, Vol. 11, No. 2, Agustus 2017.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.