Kesantunan Berbahasa Hotline Public Service Surat Kabar Tribun Jateng Edisi Februari – Mei

Sunatul Fudhlah, Aida Azizah, Turahmat Turahmat

Abstract


Abstrak

Penelitian ini mencakup mengenai kesantunan berbahasa pada Hotline Public Service  surat kabar Tribun Jateng edisi Februari sampai Mei 2019 berdasarkan teori kesantunan dari Geoffrey Leech. Pokok permasalahan yang dikaji meliputi wujud pematuhan dan pelanggaran kaidah kesantunan berbahasa dalam tuturan hotline public service. Tujuan dilakukakannya penelitian ini meliputi (1) mendeskripsikan dan menganalisis bidal kesantunan yang dipatuhi dalam hotline public service (2) mendeskripsikan dan menganalisis bidal kesantunan yang dilanggar dalam hotline public service. Objek pada penelitian ini yaitu tuturan hotline public service yang mengandung pematuhan sekaligus pelanggaran maksim kesantunan berbahasa. Metode yang digunakan dalam analisis yaitu deskriptif kualitafif. Teknik yang digunakan dalam pengumupulan data menggunakan teknik catat. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, ditemukan pelanggaran maksim kesantunan berbahasa lebih banyak daripada pematuhannya. Pematuhan maksim kesantunan berjumlah 56 data, sebaliknya pelanggaran maksim kesantunan berbahasa berjumlah 60 tuturan.

 

Kata kunci: Kesantunan berbahasa, Hotline Public Service

 

Abstract

This research covers the politeness of language Hotline Publice Service news paper Tribun Jateng edition February-May 2019 based on the politeness theory of Geoffrey Leech. The main problems studied include the form of obedience and violation of the rules of politeness in speaking in speech hotline publice service. The objectives of this study include (1) describing and analyzing courtesy politeness thas is obeyed in hotline publice service (2) describing and analyzing politeness thimbles that are violated hotline publice service. This object of this research is speech hotline publice service which contains maximal politeness obedience and violation. The method used in the analysis is qualitative descriptive method. The technique used in data collection uses the note taking technique. Based on the analysis that has been done found violation politeness language more than the obedience.

 

Keywords: Politeness, Hotline Publice Service

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. 2010. Kesantunan Berbahasa. Jakarta: Rineka Cipta.

Chamalah, Evi. 2012. “Analisis Kesantunan Berbahasa Dalam Wacana SMS Pembaca di Surat Kabar Suara Merdeka dan Radar Tegal”. Jurnal Majalah Ilmiah Sultan Agung Vol.50, No. 128, (http://research.unissula.ac.id/pages/publikasi.php?iddiunduh12 Januari 2019

Indede, Florence Ngesa dan Peter Indichu. 2011. “Face Threatening Acts and Standing Orders: ‘Politenedd’ or ‘politics’ in the Question Time Discussion of the Kenyan Parliament”. International Journal of Humanities ad Social Science Vol. 1, No. 9. (http://www.ijhssnet.com/journals/Vol.1_No.9_Special_Issue_July_2011/23.pdf) (Diunduh 03 Januari 2019).

Leech, Geoffrey. 1993. Prinsip-prinsip Pragmatik. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia(UI-Press).

Moleong, Lexy J.. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muhammad. 2014. Metode Penelitian Bahasa. Yogyakarta: Ar-Ruzzmedia.

Pranowo. 2012. Berbahasa Secara Santun. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sudaryanto. 1993. Metode Linguistik: Bagian Kedua Metode dan Aneka Teknik Pengumpulan Data. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabet.

Zhu, Jiang. 2010. “The Pragmatic Comparison of Chinese and Western “Politeness” in Cross- cultural Communication”. Journal of Language TeachingiiandiiResearch. Vol.1, No. 6. (www.academypublication.com/issues/past/jltr/vol01/06/jltr0106.pdf) diunduh 15 November 2018.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.