TITIK NOL KILOMETER KOTA YOGYAKARTA SEBAGAI RUANG TERBUKA PUBLIK DITINJAU DARI DIMENSI FUNGSIONAL, SOSIAL, DAN VISUAL

Mustika Kusumaning Wardhani

Abstract


Kota Yogyakarta dikenal sebagai kota dengan warisan kebudayaan yang kaya akan makna filosofi hidup bagi warga masyarakatnya. Salah satu bagian dari kebudayaan Jawa adalah kegiatan sosial masyarakatnya yang diwadahi pada ruang terbuka publik. Ruang publik adalah bagian dari unsur elemen yang menggambarkan citra perkotaan sebagai ruang interaksi sosial dan menjadi ikon sebuah kota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kawasan titik nol kilometer Kota Yogyakarta sebagai ruang terbuka publik ditinjau dari dimensi fungsi, dimensi sosial, dan dimensi visual. Metode penelitian yang digunakan yaitu berupa deskriptif kualitatif dengan menjelaskan peran ruang terbuka publik dengan menggunakan analisa grafis. Hasil dari analisi menunjukkan bahwa kawasan   titik   nol   kilometer merupakan ruang terbuka publik yang   memuat   berbagai   macam kegiatan yang membentuk interaksi sosial penggunanya dari berbagai kalangan masyarakat. Sedangkan dari aspek dimensi fungsi, sosial, dan visual membentuk sense of place dengan karakter yang kuat, unik, dan khas.

  Kata Kunci: Ruang publik, Titik nol Kilometer Yogyakarta, Dimensi Perkotaan


Full Text:

PDF

References


Carmona, et al. 2003. Public places – Urban Spaces, The Dimension of Urban Design. Architectural press

Darmawan, Edy. 2009. Ruang Publik dalam Arsitektur Kota. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegor

Kostof, Spiro, and Richard Tobias. 1999. The City Shaped : Urban Patterns and Meanings through History. Boston: Little, Brown and Co

Lynch, Kevin. 1960. The Image of the City. Cambridge [Mass.]: Technology Press ;MIT Press ; Massachusetts Institute of Technology

Trancik, Roger. 1986. Finding Lost Space: Theories of Urban Design. New York: J.Wiley

Yunus, Hadi Sabari. 2000. Struktur Tata Ruang Kota. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Zahnd, Markus. 1999. Perancangan Kota Secara Terpadu. Yogyakarta: Penerbit

Kanisius

Adiprasetio, J., & Jaya, S. (2017). Taman Alun-Alun : Produksi Ruang ( Sosial ) Dan Kepublikan. Common, 1(2), 118–129.

Ardani, Krisna Sandy; Rini, Hartati Sulistyo; Iswati, R. (2016). Pemanfaatan dan pemaknaan ruang publik bagi masyarakat di kawasan jalan pahlawan kota semarang, 5(1), 2–9.

Firdausi, Fairuuz Syafiqoh ; Prsetyo, E. Y. (2017). Pendekatan Transprogramming untuk Mewujudkan Efisiensi Ruang berdasarkan Perubahan Aktivitas dan Waktu. Jurnal Sains Dan Seni POMITS, 6(2), 178–181.

Gani, R. (2017). Taman Kota Sebagai Modal Sosial Dan Interaksi Masyarakat Kota Bandung. Jurnal Signal Unswagati Cirebon, 5(1), 1–11.

Nugroho, HAfidz Bjaktiyar Jati; Arsi, Ayuning Asri ; Akhiroh, N. S. (2017). Perilaku Sosial Remaja Dalam Memanfaatkan Ruang Publik Perkotaan (Studi Kasus Pemanfaatan Taman Kota Pleret Banjir Kanal Barat Semarang). Solidarity, 6(1), 1–13.

Prasetya, E., & Hidayati, D. (2016). Analisis Tingkat Kenyamanan Ruang Terbuka Hijau ( RTH ) Taman Kota Tengah , Taman Rekreasi Damai dan Taman Smart Nursery di Kota Gorontalo. In Seminar Nasional Lembaga Penelitian UNM (pp. 285–291).

Puspasari, R., Ernawati, J., & Suryasari, N. (2015). Pola Aktivitas Pada Ruang Publik Taman Bungkul Surabaya. Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur, 4(2), 17–24.

Rahman, B. (2017). Peran Teknologi Game Berthema Simulasi Pembangunan Kota Terhadap Persepsi Pembentukan Penataan Pola Ruang Kota. In Seminar Nasional Smartcity (pp. 123–134).

Setiawan, T. S. M. D. (2017). Persepsi Publik Pada Pengelolaan Taman Kota Di Kota Bandung Public Perception Of City Park Management In Bandung City. Jurnal Wacana Kinerja, 20(1), 1–18.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jpsa.v15i1.2739

Refbacks

  • There are currently no refbacks.