HUBUNGAN ANTARA KOPING RELIGIUS DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA MAHASISWA TINGKAT AWAL DI UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG

Dwi Sulistyani, Ratna Supradewi, Diany Ufieta Syafitri

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara koping religius dengan penyesuaian diri pada mahasiswa tingkat awal di Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Variabel tergantung pada penelitian ini ialah penyesuaian diri, sedangkan variabel bebas pada penelitian ini ialah koping religius. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan analisis dilakukan pada 200 mahasiswa tingkat awal. metode pengambilan sampel yang digunakan ialah accidental sampling. Metode pengambilan data yang dilakukan ialah menggunakan dua skala, yaitu skala penyesuaian diri dan skala koping religius. Skala penyesuaian diri terdiri dari 32 aitem pernyataan yang memiliki koefisien korelasi skor aitem bergerak dari -0,003 sampai 0,599 dengan reliabilitas sebesar 0,846. Skala koping religius merupakan adaptasi dari Initial Development of the Iranian Religious Coping Scale yang dikembangkan oleh Abdulaziz Aflakseir dan Peter G. Coleman terdiri dari 18 aitem pernyataan yang memiliki koefisien korelasi skor aitem bergerak dari -0,294 sampai 0,624 dengan reliabilitas sebesar 0,737. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Product Moment. Hasil dari uji hipotesis menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara penyesuaian diri dengan koping religius pada mahasiswa tingkat awal di Universitas Islam Sultan Agung Semarang, yaitu diketahui rxy=0,483 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05).


Keywords


Penyesuain Diri; Koping Religius.

Full Text:

PDF

References


Aflakseir, A., & Coleman, P. G. (2010). Initial development of the Iranian religious coping scale. Journal of Muslim Mental Health, 6(1), 44–61. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.381607.0006.104

Armiyati, Y., Wuryanto, E., & Sukraeny, N. (2016). Manajemen masalah psikososiospiritual pasien chronic kidney disease ( ckd) dengan hemodialisis di kota semarang. Muhammadiyah Semarang.

Astrini. (2011). Masa orientasi dan penyesuaian diri mahasiswa baru hasil. Jurnal Humaniora, 2(1), 452–458.

Blyth, D. A., Simmons, R. G., & Ford, S. C. (1983). The adjustment of early adolescents to school transitions. Journal of Eraly Adolescence, 3(1–2), 105–120.

Davis, L. . D. (2011). Gambaran masalah penyesuaian diri pada mahasiswa tahun pertama Universitas Indonesia. Universitas Indonesia.

Fatimah, E. (2010). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: Pustaka Setia.

Haber, A., & Runyon, R. P. (1984). Psychology of adjusment. Homewood, III : Dorsey Press.

Hurlock, E. B. (1980). Psikologi perkembangan suatu pendekatan rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Karekla, M., & Constantinou, M. (2010). Religious coping and cancer: Proposing and acceptance and commitment therapy approach. Cogntive and Behavioral Practice, 17, 371–381.

McMahon, B. T., & Biggs, H. C. (2012). Examining spirituality and intrinsic religious orientation as a means of coping with exam anxiety. Diunduh 13 November, 2017, dari Vulnerable Groups & Inclusion, 3, 1–21. https://doi.org/10.3402/vgi.v3i0.14918

Mosher, J. ., & Handal, P. J. (1997). The relationship between religion and psychological distress in adolescents. Journal of Psychology and Theology, 25, 449–457.

Pargament, K. I. (1997). The psychology of religion and coping : theory, research, practice. New York: The Guilford Press.

Statistik Pendidikan Tinggi 2014/2015. (2014). Retrieved from http://www.ristekdikti.go.id/wp-content/uploads/2016/11/E-Book-Statistik-Pendidikan-Tinggi-2014-2015-revisi.pdf

Utami, M. S. (2012). Religiusitas , koping religius , dan kesejahteraan subjektif. Jurnal Psikologi, 39(1), 46–66.

Utomo. (2008). Hubungan antara model-model coping stres dengan tingkat stres pada mahasiswa tahun pertama fakultas psikologi universitas islam negeri (uin) malang. UIN Malang.

Vembriarto, S. . (1993). Sosiologi pendidikan. Yogyakarta: Yayasan Pendidikan Paramita.

Ward, A. M. (2010). The relationship between religiosity and religious coping to stress reactivity and psychological well-being. Georgia State University. 5 Desember, 2017, dari http://scholarworks.gsu.edu/cps_diss

Willis, S. S. (2005). Remaja dan masalahnya. Bandung: Alfabeta.

Yasinta, T. (2017). Koping religius pada individu yang mengalami konversi agama. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jp.14.1.22-31

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Proyeksi by http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/proyeksi/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stat