HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN RESILIENSI PADA PENYINTAS BANJIR ROB TAMBAK LOROK

Syaria Nur Jannah, Rohmatun Rohmatun

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan resiliensi pada penyintas banjir rob Tambak Lorok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 308 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel 80 orang berusia antara 20-70 tahun di kampung Tambak Lorok Semarang. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan dua skala yaitu skala dukungan sosial dan skala resiliensi. Hasil penelitian diuji menggunakan korelasi product moment dari. Skala dukungan sosial berjumlah 29 aitem dengan rentang daya beda antara 0,313-0,619 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,908. Skala resiliensi berjumlah 27 aitem dengan rentang daya beda antara 0,258-0,539 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,802. Hasil uji hipotesis memperoleh rxy= 0,428 dengan taraf signifikansi p= 0,000 (p<0,01). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif atau signifikan antara dukungan sosial dengan resiliensi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin besar dukungan sosial yang diterima para penyintas banjir rob Tamba Lorok maka semakin baik pula resiliensinya. Begitu juga sebaliknya, semakin kecil dukungan sosial yang diterima maka semakin rendah pula resiliensinya.Sumbangan efektif dukungan sosial terhadap resiliensi sebesar 18,3%. Maka dapat diketahui setidaknya ada 81,7% faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti dan dapat berpengaruh pada resiliensi.


Keywords


Dukungan Sosial; Resiliensi

Full Text:

PDF

References


Achour, M., & Mohd Nor, M. R. (2014, Januari). The Effects of Social Support and Resilience on Life Satisfaction of Secondary School Students. Journal of Academic and Applied Studies, Vol.4(No.1), 12-20.

Aprilia, W. (2013). Resiliensi dan dukungan sosial pada orang tua tunggal (studi kasus pada ibu tunggal di Samarinda). Ejournal Psikologi , Volume.1, 268-279.

Ariviyanti, N., & Pradoto, W. (2014). Faktor-faktor yang meningkatkan resiliensi masyarakat dalam menghadapi bencana rob di kelurahan Tanjung Emas Semarang. Teknik Perencanaan dan Kota , vol.3, no.1, 993-1002.

Azwar, S. (2012). Metode penelitian. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Chandra K, R., & Supriharjo, R. D. (2013). Mitigasi bencana banjir rob di Jakarta Utara. Jurnal Teknik Pomits , vol.2, no.1, C25-C30.

Dewi, F. I., Djoenaina, V., & Melisa. (2004). Hubungan antara resiliensi dengan depresi pada perempuan pasca pengangkatan payudara (mastektomi). Jurnal Psikologi , vol.2 no.2, 101-119.

Entezar, R. K., Othman, N., Kosnin, A. B., & Ghanbaripanah, A. (2014). The relation between emotional intelligence, socisl support and mental health among Iranian and Malaysian mothers of mild intelligence disabled children. International journal of fondamental psychology and social sciences, 4 (1), 6 - 14.

Everall, R. D., Altrows, K. J., & Paulson, B. L. (2006). Creating a future: a study of resilience in suicidal female adolescent. Journal of Counseling & Development , vol.84, no.1, 461-470.

Fara, E. (2012, Juni). Resiliensi pada dewasa awal berlatar belakang budaya Aceh yang mengalami bencana tsunami 2004. Dipetik 13 Desember 2015, dari http://Lib.Ui.Ac.Id

Herusansono, W. (2012, Januari 25). Regional kompas. Dipetik 25 Oktober 2015, dari kompas.com: http://Regional.Kompas.Com

King, L. A. (2010). Psikologi umum: Sebuah pandangan apresiatif. (penterjemah : B. Marswendy). Jakarta: Salemba Humanika.

Lestari, K. (2007, November). Hubungan antara bentuk-bentuk dukungan sosial dengan tingkat resiliensi penyintas gempa di desa Canan, kecamatan Wedi, kabupaten Klaten. Dipetik 2 Mei 2015, dari Https://Core.Ac.Uk

Li, J., Theng, Y. L., & Foo, S. (2015). Does psychological resilience mediate the impact of social support on geriatric depression? An exploratory study among chinese older n exploratory study among chinese older. Asian Journal of Psychiatry , vol.4, 22-27.

Maharani. (2012). Hubungan dukungan sosial dengn konsep diri pada anak jalanan di rumah singgah sanggar alang alang surabaya. Jurnal keperawatan, 2 (1), 1 - 8.

Maslikhah, S. (2011). Studi tentang hubungan sosial, penyesuaian sosial di lingkungan sekolah dan prestasi akademik siswa SMIPIT Assyifa boarding school Subang Jawa Barat. Jurnal psikologi Undip, 10 (2), 103 - 114.

Miladan, N. (2009). Kajian kerentanan wilayah pesisir kota. Dipetik 9 Desember 2015, dari https://Core.Ac.Uk

Natalia, M., & Alie, M. M. (2014). Kajian kemiskinan di kota Semarang (studi kasus: kampung nelayan Tambak Lorok). Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota , Vol.3 (No.1), 51.

Sambu, L. J. (2015). Social support in promoting resilience among the internally displaced persons after trauma: a case of Kiambaa village in Uasin Gishu county, Kenya. British Journal of Psychology Research , vol.3, 23-34.

Sippel, L. M., Pietrzak, R. H., Charney, D. S., Mayes, L. C., & Southwick, S. M. (2015). How does social support enhance resilience in the trauma-exposed individual? Ecology and Society , vol.20, no.10.

Somantri, L. (2008). Pemanfaatan teknik penginderaan jauh untuk mengidentifikasi kerentanan dan resiko banjir. Jurnal Gea , vol.8, nol.2, 1-6.

Tampi, B., Kumaat, L., & Masi, G. (2013). Hubungan sikap dukungan sosial dengan tingkat resiliensi stres penyintas banjir di kelurahan Taas kecamatan Tikala kota Manado. Ejournal Keperawatan , vol.1, no.1, 1-8.

Taufiq, R., Susanty, E., Titi, D., & Nurlina, E. (2014). Gambaranresiliensi anak pasca bencana banjir di desa Dayeuhkolot, kabupaten Bandung, Jawa Barat. Wacana Jurnal Psikologi , vol.6, no.11, 73-87.

Tentama, F. (2014). Dukungan sosial dan post-traumatic stress disorder pada remaja penyintas gunung merapi. Jurnal Psikologi Undip , vol.13, no.2, 133-138.

Ungar, M. (2008). Resilience across culture. British journal of social work, 38, 218 – 325

Walen, H. R., & Lachman, M. E. (2000). Social support and strain from partner family, and freids: Costs and benefits for men and women in adulthood. Journal of social support & personal relationship. 17 (1), 5 - 30.

Yumpi, F. R., & Satrio, D. W. (2017). Resilensi keluarga anak gangguan disintegrasi melalui konseling kelompok. Jurnal Insigth Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember, 13 (1), 11 - 25.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jp.13.1.1-12

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Proyeksi by http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/proyeksi/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stat