HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN ASERTIVITAS DALAM MENYAMPAIKAN PENDAPAT PADA AKTIVIS MAHASISWA/I DI UNISSULA

Endang Muslihatun Chasanah, Rohmatun Rohmatun

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan asertivitas dalam menyampaikan pendapat pada aktivis mahasiswa/i di Unissula. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa/i aktivis yang mengikuti organisasi BEM dan SEMA di Unissula dengan jumlah 676 aktivis mahasiswa/i. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala asertivitas dan skala kepercayaan diri. Skala asertivitas berjumlah 22 aitem berdaya beda tinggi dengan koefisien korelasi skor aitem total bergerak antara 0,301 – 0,545 dengan reliabilitas 0,805. Sedangkan skala kepercayaan diri berjumlah 23 aitem berdaya beda tinggi dengan koefisien korelasi skor aitem total bergerak antara 0,315 – 0,594 dengan reliabilitas sebasar 0,811. Uji normalitas dari data asertivitas menunjukkan nilai KS-Z sebesar 1,201 dengan taraf signifikansi sebesar 0,112 (pada p>0,05) dan data  kepercayaan diri menunjukkan nilai KS-Z sebesar 1,169 dengan P= 0,130 (pada p>0,05). Hasil uji linieritas antara variabel asertivitas dengan variabel kepercayaan diri diperoleh skor Flinier sebesar 126,798 dengan taraf signifikasi p = 0.000 (p<0.05). Uji hipotesis menggunakan teknik analisis Product Moment dengan rxy= 0,642 dengan taraf signifikansi p = 0.000 (p<0,01) yang menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara kepercayaan diri dengan asertivitas dalam menyampaikan pendapat pada aktivis mahasiswa/i di Unissula. Variable kepercayaan diri memberikan sumbangan efektif sebesar 41,2% terhadap asertivitas, selebihnya 58.8% dipengaruhi melalui faktor lain.


Keywords


Asertivitas; Kepercayaan Diri

Full Text:

PDF

References


Alberti, R & Emmons, M. (2002). Your Perfect Right: Panduan Praktis Hidup Lebih Ekspresif dan Jujur pada Diri Sendiri. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Almasitoh, U. H. (2013). Kepribadian individu kreatif: afiliatif dan asertif. Journal Magistra, 1(1), 1–20.

Anjar, D. (2013). Hubungan antara parenting style orang tua dengan perilaku asertif pada remaja. Journal Character, 1(2), 20–35.

Azis, A. R. (2015). Efektifitas pelatihan asertivitas untuk meningkatkan perilaku asertif siswa korban bullying. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 2(4), 1–15.

Ernawati, A. F. (2012). Pendekatan perilaku kognitif dalam pelatihan keterampilan mengelola kecemasan berbicara di depan umum. Talinta Psikologi, 1(1), 35–45.

Ghufron, M. N & Risnawati, R. (2014). Teori-teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Gulo, W. (2000). Metodelogi Penelitian. Jakarta: Grasindo.

Habiba, A. (2013). Penerapan teknik self instruction untuk meningkatkan kepercayaan diri ketika pelajaran retell story pada siswa kelas VIII SMPN 5 Cepu. Jurnal BK Unesa, 3(1), 170–189.

Hasanah, A. M. & dkk. (2014). Pengaruh perilaku teman sebaya terhadap asertivitas siswa. Journal of Guidance and Counseling, 3(2), 35–45.

Karima, M. A. (2004). Peran harga diri terhadap asertivitas remaja penyalahguna narkoba. Jurnal Psikologi, 2(1), 53–54.

Kushartanti, A. (2009). Perilaku menyontek ditinjau dari kepercayaan diri. Jurnal Ilmiah Berkala Psikologi, 11(2), 39–40.

Lauster, P. (2002). Tes Kepribadian. Jakarta: Bumi Aksara.

Marini, L. & Andriani, E. (2005). Perbedaan asertivitas remaja ditinjau dari pola asuh orang tua. Psikologia, 1(1), 47–48.

Martyanti, A. (2013). Membangun self-confidence siswa dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan problem solving. In Siminar Nasional Matematika dan Pendidikan FMIPA UNY (pp. 1–20). Yogyakarta: Simanar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika FMIPA UNY.

Meritai, A. D. (2011). Pelatiahan keterampilan sosial dalam meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi kecemasan berkomunikasi pada remaja awal. Jurnal Psikologi Untag, 1(1), 1–25.

Mulyana, M. O. (2013). Pelatihan asertif untuk meningkatkan komunikasi interpersonal anggota HIMA Prodi Psikologi FIP UNESA. Journal Character, 2(3), 1–25.

Mulyanafi, F. (2013). Perbedaan keterampilan komunikasi interpersonal pada mahasiswa FISIP Universitas Brawijaya ditinjau dari keaktifan berorganisasi. Jurnal Komunikasi, 1(1), 30–45.

Nursalim, D. (2005). Layanan Bimbingan dan Konseling. Surabaya: Unesa Universitas Press.

Patriana, P. (2007). Hubungan antara kemandirian dengan motivasi bekerja sebagai pengajar les privat pada mahasiswa di Semarang. eJournal Psikologi, 1(1), 30–45.

Pratiwi, W. E. (2015). Pengaruh budaya jawa dan harga diri terhadap asertivitas pada remaja siswa kelas X di SMA Negeri 3 Ponorogo. eJournal Psikologi, 3(1), 348–357.

Rasyid, B. (2012). Hubungan antara citra raga dengan kepercayaan diri pada Pria. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Rohman. (2015). Perbedaan aktualisasi diri mahasiswa ditinjau dari kategori aktivis dan non-aktivis. In Psychology Forum UMM (pp. 300–317). Malang: Seminar Psikologi dan Kemanusiaan.

Rosita, H. (2007). Hubungan antara perilaku asertif dengan kepercayaan diri pada mahasiswa. Jurnal Psikologi, 2(1), 1–17.

Sinthia, R. (2011). Hubungan antara penerimaan sosial kelompok kelas dengan kepercayaan diri pda siswa kelas 1 SLTP XXX Jakarta. Jurnal Kependidikan Triadik, 14(1), 37–44.

Siswanto, Y. (2014). In-group favoritsm pada mahasiswa aktivis ditinjau dari konstrual diri independen-interdependen. Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(1), 165–185.

Susanti, M. (2011). Hubungan antara kepercayaan diri dengan asertivitas pada mahasiswa. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Tjundijing, E. A. (2007). Mahasiswa versus tugas: prokrastinasi akademik dan conscientiousness. Anima, Indonesiao Psychological Journal, 22(4), 352–374.

UUD. (1945). Undang-undang Dasar. Jakarta: Republik Indonesia.

Wahyuni, S. (2014). Hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa psikologi. ejournal psikologi, 2(1), 50–62.

Widiastuti, E.; Yumpi, F. . I. (2006). Hubungan antara kepercayaan diri dengan penyesuaian diri pada anak korban kekerasan seksual usia 12-18 tahun di pusat perlindungan perempuan dan anak Kabupaten Jember. Jurnal Psikologi, 1(1), 25–32.

Yulianto, F., & Nashori, H. F. (2006). Kepercayaan Diri dan Prestasi Atlet Tae Kwon Do Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro, 3(2), 11–25.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jp.13.1.88-97

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Proyeksi by http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/proyeksi/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stat