IMPLEMENTASI KONSEP DIRI PADA KELOMPOK GEMES (GEMUK MENAWAN SEMARANG)

Genta Maghvira

Abstract


Implementasi Konsep Diri Pada Kelompok Gemes (Gemuk Menawan Semarang), Kajian Teoritis Psikologi Komunikasi tentang Konsep Diri Pada Kelompok Gemes (Gemuk Menawan Semarang). Jurnal Makna. Fakultas Ilmu Komunikasi. Universitas Islam Sultan Agung, Semarang. Orang dengan berat badan yang lebih, sering disebut dengan gemuk atau gendut. Umumnya orang gemuk sering dipandang sebelah mata dan sering dijadikan bahan candaan dan tertawaan. Namun, sekarang orang gemuk bisa eksis dan mulai membuka diri dalam pergaulan sosial. Terbukti dengan banyaknya komunitas orang gemuk yang ada di Indonesia, salah satunya yaitu Komunitas Gemes (Gemuk Menawan Semarang) kota Semarang. Komunitas Gemes atau Gemuk Menawan Semarang ini merupakan komunitas yang menampung orang-orang gemuk khususnya yang berada di kota Semarang. Komunitas ini didirikan sebagai wadah untuk saling berbagi informasi dengan tujuan utama yaitu untuk meningkatkan kepercayaan diri. Dalam komunitas Gemes, tidak ada kriteria atau syarat tertentu ketika ingin bergabung dengan komunitas tersebut. Komunitas ini terbuka untuk semua kalangan masyarakat bagi kepada siapa saja yang merasa dirinya gemuk. Komunitas Gemes ini cukup eksis melakukan kegiatan sosial dan terliput oleh media Tribun Jateng. Penelitian kajian teoritis ini mencoba melihat fenomena terbentuknya komunitas Gemes melalui sudut pandang psikologi komunikasi khususnya konsep diri. Dalam psikologi komunikasi, kajian lebih menekankan pada aspek interaksi antarpersonal dan perilaku manusia dalam kehidupan sosial, termasuk implikasi sosial terhadap kejiwaan seorang manusia. Sedangkan konsep diri merupakan bagian dari psikologi komunikasi subbab komunikasi interpersonal. Konsep diri diartikan sebagai pemahaman tentang diri sendiri yang timbul akibat interaksi dengan orang lain. Konsep diri terbagi dua yakni konsep diri positif dan konsep diri negatif. Implementasi konsep diri dalam penelitian kajian teoritis ini dimaksudkan untuk melihat bagaimana konsep diri diterapkan dalam komunitas Gemes, bagaimana kemudian orang gemuk bisa tampil secara lebih percaya diri dalam kehidupan sosial adalah bentuk dari penerapan konsep diri yang positif.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jikm.6.2.140-149

Article Metrics

Metrics Loading ...

Metrics powered by PLOS ALM

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Makna visitor statistics Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna is published by Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Jl. Raya Kaligawe Km.4 Semarang 50112 Telp. (924) 36583524 ekst. 448