Perubahan pada Sendi Temporo-Mandibula dan Otot-Otot Pengunyahan Setelah Perawatan Ortodonti dengan Pencabutan Premolar

Grahita Aditya

Abstract


Pencabutan premolar dapat menyebabkan Temporo Mandibular Disorder (TMD) masih diperdebatkan kemungkinan terjadinya karena kesalahan diagnostik atau kesalahan pada mekanoterapi saat dilakukan perawatan. Sebagian besar literature menyatakan bahwa tidak terdapat bukti ilmiah bahwa pencabutan premolar merupakan risiko TMD. Namun ortodontis tetap harus mewaspadai kontak gigi anterior selama perawatan ortodontik dilakukan yang terjadi karena retroklinasi gigi insisif, pendalaman gigit dan interferensi insisal. Penggunaan low force masih menjadi andalan untuk retraksi anterior agar tidak terjadi penurunan dimensi vertikal karena loss anchorage.

Operator harus berhati-hati terhadap posisi kaninus yang tegak dan miring ke distal agar tidak terjadi ekstrusi gigi posterior. Beberapa cara telah dikemukakan untuk mengantisipasi hal tersebut. Diagnosis kelainan Temporo Mandibular Joint (TMJ) dianjurkan untuk dilakukan setiap kunjungan pasien dengan lebih akurat untuk mewaspasai timbulnya kelainan TMJ karena kesalahan perawatan yang dilakukan.

Tercapainya relasi sentrik merupakan tujuan ideal perawatan ortodontik, sehingga penentuan relasi sentrik pra perawatan merupakan hal yang esensial. Perawatan ortodontik secara umum cenderung memperbaiki daripada memperburuk kondisi TMJ.

Kata Kunci : Pencabutan premolar, TMJ, TMD, otot pengunyahan, perawatan ortodontik

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.