Analisis Penentuan Lokasi Perumahan Oleh Developer Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah Pada Sekitar Kawasan Industri

Maghriza Rakha Adyatma, Tjoek Suroso Hadi

Abstract


ABSTRACT

 

Indonesia is the fourth most populous country in the world whose population continues to develop. Increasing the number of residents is not directly proportional to the area of land required. The industrial area is one of the areas with high economic activity so that it will require a lot of labor and cause urbanization. The large amount of labor absorption resulted in the high need for housing for industrial workers. Therefore, an analysis was carried out in this study which aims to formulate an ideal location for developers to build low-cost housing for industrial workers. The analytical method used is a mixed method between quantitative and Geographical Information Systems (GIS) / Spatial. The quantitative method is used to calculate the weighting and the Geographical Information System (GIS) method is used to determine the appropriate location for the establishment of residential land using overlay and buffer analysis tools. There are 8 criteria in determining the location of low cost housing for industrial workers followed by the determination of the score and weight. From these criteria an alternative location was selected based on the affordability of housing from the industry and the price of land. The process is continued by multiplying the scores and weights for each criterion so as to produce a total weight for each alternative residential land location. The location with the largest total weight will be chosen to be the right location for developers to build changes for low-income communities around industrial areas..

Keywords: Houseing, Industrial Area, Geographic Information System (GIS)

ABSTRAK

            Indonesia adalah negara dengan penduduk terbesar ke empat di dunia yang jumlah penduduk terus mengalami perkembangan. Bertambah banyaknya penduduk tidak berbanding lurus dengan luas lahan yang dibutuhkan. Kawasan industri merupakan salah satu kawasan dengan aktivitas ekonomi yang tinggi sehingga akan banyak membutuhkan banyak tenaga kerja dan menyebabkan urbanisasi. Banyaknya jumlah serapan tenaga kerja mengakibatkan tingginya kebutuhan tempat tinggal bagi pekerja industri. Maka dari itu pada penelitian dilakukan analisis yang bertujuan untuk merumuskan lokasi yang ideal bagi developer untuk membangun perumahan biaya rendah bagi pekerja industri. Metode analisis yang digunakan adalah metode campuran antara kuantitatif dan Sistem Informasi Geografis (SIG)/Spasial. Metode kuantitatif digunakan untuk menghitung pembobotan dan metode Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menentukan lokasi yang sesusai untuk didirikan lahan permukiman menggunakan alat analisis overlay dan buffer. Terdapat 8 kriteria dalam penentuan lokasi perumahan biaya rendah bagi pekerja industri yang diikuti oleh penentuan skor dan bobotnya. Dari kriteria tersebut dipilih alternatif lokasi berdasarkan keterjangkauan perumahan dari industri dan harga lahan. Proses dilanjutkan dengan melakukan perkalian skor dan bobot pada setiap kriteria sehingga menghasilkan total bobot pada masing-masing alternatif lokasi lahan perumahan. Lokasi dengan total bobot yang terbesar akan dipilih menjadi lokasi yang tepat bagi developer untuk membangun perubahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah pada sekitar kawasan industri.

Kata Kunci: Perumahan, Kawasan Industri, Sistem Informasi Geografis (SIG)


Full Text:

PDF

References


Alonso, William. 1972. A Theory of The Urban Land Market, The City : Program of Planning.

Arlita, Widyasari, Faqih Muhammad, and Kisnarini Rika. 2017. “Konsep Rumah Susun Berkelanjutan Di Kawasan Industri.” Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Dedigun Bintang, Fajeri, Subiyanto Sawitri, and Sukmono Abdi. 2017. “Analisis Perkembangan Permukiman Dan Perubahan Nilai Tanah.” Universitas Diponegoro.

DEFRIZAL. 2013. “Kawasan Industri Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi.” Retrieved October 5, 2020 (https://www.jambiupdate.co/artikel-kawasan-industri-sebagai-pusat-pertumbuhan-ekonomi.html).

Dirdjojuwono, Roestanto W. 2004. Kawasan Industri Indonesia - Sebuah Konsep Perencanaan Dan Aplikasinya. Bogor: Wirausahamuda.

Djayanegara, Arifandi. 2013. “Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Kawasan Industri Besar Di Kota Semarang.” Universitas Negeri Semarang.

Endang Titi, Sunarti. 1988. Aspek Kenyamanan Penghuni Bangunan Rumah Kampung. Surabaya.

Fajar Dania, Nuzha. 2009. “Valuasi Kesesuaian Lahan Untuk Lokasi Permukiman Di Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri Propinsi Jawa Tengah.” Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Guntara. 2015. “Pengertian Analisis Spasial Dalam Sistem Informasi Geografi.” Retrieved (https://www.guntara.com/2015/01/analisis-spasial-ialah-suatu-teknik.html).

Hamidi. 2012. “Aplikasi Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Penyebaran Dana Bantuan Operasional Sekolah.” Jurnal Masyarakat Informatika Volume 2 N(ISSN 2086 – 4930):1–14.

Istikhomah, A. A. and A. Manaf. 2016. “Alternatif Lokasi Perumahan Oleh Pengembang Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah Di Sekitar Kawasan Industri Ngaliyan.” Jurnal Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 5(No. 4):hlm. 267-280.

Keputusan Presiden No 41 Tahun 1996 Tentang Kawasan Industri.

Keputusan Presiden No 53 Tahun 1989 Tentang Kawasan Industri.

Koko Mukti, Wibowo, Kanedi Indra, and Jumadi Juju. 2015. “Sistem Informasi Geografis (Sig) Menentukan Lokasi Pertambangan Batu Bara Di Provinsi Bengkulu Berbasis Website.” Jurnal Media Infotama Vol. 11 No:51–60.

Mujihandari, Reni. 2014. “Perkembangan Urban Sprawl Kota Semarang Pada Wilayah Kabupaten Demak Tahun 2001-2012.” Jurnal Wilayah Dan Lingkungan Volume 2 (:129–42.

Muna, Faizul. 2009. “Strategi Penyediaan Tempat Tinggal Bagi Buruh Industri Di Kawasan Industri Bergas Kabupaten Semarang.” Universitas Diponegoro.

Peraturan Menteri Perindustrian No. 35/M-IND/PER/3/2010 Republik Indonesia Tentang Pedoman Teknis Kawasan Industri.

Prahasta, Eddy. 2009. Sistem Informasi Geografis Konsep-Konsep Dasar (Perspektif Geodesi & Geomatika). Bandung: Informatika.

Setyowati, Dewi Liesnoor. 2007. “Kajian Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman Dengan Teknik Sistem Informasi Geografis (SIG).” Jurnal Geografi Volume 4 N:44–54.

SNI 03-1733-2004 Tentang Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan Di Perkotaan.

Syahruddin. 2010. “Evaluasi Implementasi Kebijakan Pengembangan Kawasan Industri.” Jurnal Ilmu Administrasi Dan Organisasi Volume 17(Nomor 1):hlm. 31-43.

Tiara, Armela, S. Dermawati D., and Ischak Mohammad. 2015. “Pengaruh Kondisi Permukiman Terhadap Preferensi Bermukim Buruh Industri Di Permukiman Tiban Kampung.” Jurnal Arsitektur 15(Nomor 1):36–51.

Undang Undang Republik Indonesia No 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan Dan Kawasan Permukiman.

Undang Undang Republik Indonesia No 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

Widiawaty, Millary Agung. 2020. “Faktor-Faktor Urbanisasi Di Indonesia.” Universitas Pendidikan Indonesia.

Wijaya, Hendra. 2009. “Kajian Kesesuaian Lahan Untuk Permukiman Di Kabupaten Semarang.” Universitas Diponegroro.

Wiyono, Bambang Budi. 2001. Statistik Pendidikan: Buku Ajar Mata Kuliah Statistik. Malang: FIP UM.

Yousman, Yeyep. 2004. Sistem Informasi Geografis Dengan MapInfo Professional. Yogyakarta: ANDI.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jkr.v1i2.20025

Refbacks

  • There are currently no refbacks.