Faktor Risiko Merokok Pada Kejadian Hipertensi Di Poli Interna RSI Sultan Agung Semarang

Indriana Rafi Raissa, Tjatur Sembodo, Djoko Trihadi Lukmono Subagyo

Abstract


Abstrak
Hipertensi memiliki kaitan yang erat dengan morbiditas dan mortalitas. Individu
dengan hipertensi memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskular dua kali lipat
lebih tinggi. Merokok merupakan salah satu faktor risiko terjadinya hipertensi,
karena zat nikotin dalam rokok dapat memicu pelepasan adrenalin di otak serta
aktivasi sistem saraf pusat yang menyebabkan peningkatan hormon epinefrin dan
norepinefrin dan berakhir pada peningkatan tekanan darah serta denyut jantung.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat faktor risiko merokok
pada kejadian hipertensi di poli interna RSI Sultan Agung Semarang periode
November 2020 – Januari 2021. Penelitian ini merupakan penelitian observasional
analitik dengan pendekatan cross sectional, instrumen yang digunakan pada
penelitan ini yaitu data rekam medis pasien poli interna di RSI Sultan Agung
Semarang periode November 2020 – Januari 2021 yang dipilah berdasarkan
kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian diperoleh angka rasio prevalens (RP)
sebesar 3,673 (>1) dengan nilai IK95% (Interval Kepercayaan) dan tidak mencakup
angka 1. Hal tersebut memiliki interpretasi bahwa suatu variabel merupakan faktor
risiko timbulnya penyakit. Kesimpulan penelitian didapatkan bahwa terdapat faktor
risiko merokok pada kejadian hipertensi di poli interna RSI Sultan Agung Semarang
periode November 2020 – Januari 2021 dengan nilai RP sebesar 3,673 yang artinya
responden yang merokok mempunyai kemungkinan (probabilitas) 3,673 kali untuk
menderita hipertensi dibandingkan dengan responden yang tidak merokok.
Kata Kunci: Merokok, Hipertensi, Tekanan Darah, Pasien, Poli Interna


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.