EFEKTIVITAS IKLAN TELEVISI SMARTFREN VERSI "SUPER 4G KUOTA" DI KALANGAN MAHASISWA DI KOTA SEMARANG DENGAN PENDEKATAN EMPHATY, PERSUASION, IMPACT DAN COMMUNICATION (EPIC MODEL)

Indra Bayu Adji

Abstract


Latar belakang masalah ini adalah iklan Smartfren versi “Super 4G Kuota” yang rilis pada tanggal 22 Februari 2019. Iklan ini menampilkan Youtuber Indonesia Atta Halilintar dan tarian seperti dalam game online serta jari thanos yang menjentikkan jari berbentuk love. Iklan ini juga menawarkan harga kuota yang tergolong murah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas iklan televisi Smartfren versi “Super 4G Kuota” di kalangan mahasiswa di Kota Semarang dengan pendekatan EPIC Model. Paradigma dalam penelitian ini menggunakan paradigma positivistik. Tipe penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pada sampel 100 responden yang pernah melihat iklan Smartfren dan merupakan mahasiswa di Kota Semarang. Teori yang digunakan adalah EPIC Model dari AC Nielsen yang mengukur efektivitas iklan mencakup empat dimensi kritis yaitu, Emphaty, Persuasion, Impact dan Communication. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklan Smartfren versi “Super 4G Kuota’ terbukti efektif diukur dengan EPIC Model dengan mendapatkan skor 3,805 untuk Emphaty, 3,705 untuk Persuasion, 3,66 untuk Impact dan 3,955 untuk Communication.

Kata Kunci: Emphaty, Persuasion, Impact, Communication, Efektivitas Iklan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.