Eksistensi Terhadap Budaya Banjar pada Kisdap Pilangur “Exsistensi of Banjar Culture in Pilangur Kisdap”

Depi Ilahi

Abstract


Kisdap merupakan nama lain dari cerpen, tetapi disajikan secara khusus dalam bahasa Banjar. Kisdap Pilangur menunjukkan eksistensi budaya Banjar dalam masyarakat Banjar. Pilangur sendiri merupakan mitos yang ada di masyarakat Banjar kemudian diungkapkan oleh penulis melalui karyanya. Pilangur disematkan kepada perempuan yang lambat menikah/kawin karena dicurigai oleh melanggar pantangan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan eksistensi budaya Banjar dalam Kisdap Pilangur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode diskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumen dengan menganalisis Kisdap Pilangur kemudian dideskripsikan beragam unsur-unsur budaya Banjar untuk menunjukkan eksistensinya dalam Kisdap itu dari hasil penelitian ini diketahui, berbagai eksistensi budaya Banjar dalam Kisdap Pilangur.  Dalam Kisdap Pilangur, eksistensi budaya Banjar tetap dipegang  teguh oleh masyarakatnya yang masih mempercayai mitos, khasiat mandi cantik, tidak memandang rendah perempuan, takut disebut bujang tua, memegang adat dan tradisi Badatang, jujuran, selamatan serta menghormati tamu.
Kata Kunci: Eksistensi, budaya, Banjar, Kisdap Pilangur.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.