Implementasi Metode Pencari Jalur Terpendek Pada Robot Penjejak Garis Pola Labirin

Muhammad Nahjul Fikri, Eka Nuyanto B.S, Bustanul Arifin

Abstract


Maze atau labirin adalah serangkaian jalur yang rumit, Adapun line maze menggunakan media garis sebagai jalurnya, Jika garis berwarna hitam makan lapangan berwarna putih atau kedua warna harus berlawanan dan tidak boleh identik. Adapun permasalahan yang timbul pada line maze adalah cara menemukan jalur terpendek dan dapat kembali keposisi start setelah menemukan garis finish. Metode pencari jalur terpendek merupakan sebuah metode untuk menyelasaikan maze mencari jalur terpendek dan kembali keposisi start. Robot yang digunakan untuk menyeleaikan masalah ini adalah robot penjejak garis, robot penjejak garis menggunakan aturan follow kiri yang mana jika bertemu persimpangan maka akan selalu belok kiri. Robot Penjejak Garis akan menyimpan setiap persimpangan di dalak memori eeprom dengan memberi inisial “L” belok kiri, “R” belok kanan, “F” lurus, “B” putar balik dan “F” lurus .Inisial tersebut akan menjadi acuan untuk mendapatkan jalur terpendek untuk disederhanakan dengan formula yang terdapat pada metode pencari jalur terpendek.Adapun hasil akhir dari penelitian ini adalah perbedaan waktu tempuh yang lebih cepat dengan tujuan yang sama setelah disederhanakan, robot penjejak garis memiliki tingkat akurasi 99% setelaj dilakukan 10 kali percobaan pada setiap start, hal tersebut menunjukan bahwa penelitian berhasil.
Kata kunci: Maze, Robot Penjejak garis, Metode Pencari jalur terpendek.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.