ANALISA DAMPAK PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DAGING AYAM PADA UMKM MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE EOQ DENGAN MEMPERTIMBANGKAN MASA KADALUARSA DAN PEMBERIAN DISKON ( Studi Kasus Pada Gerai Ayam Zee Chicken Cetar di Semarang)

Muhammad Shofa, Novi Marlyana, Brav Deva Bernadhi

Abstract


Zee Chicken Cetar Semarang adalah usaha yang bergerak pada bisnis kuliner ayam geprek, usaha ini berdiri sejak tahun 2018 dan masih aktif hingga kini. Usaha ini didirikan atas permodalan pribadi sehingga skala bisnisnya masih relatif kecil, persebaran konsumennya pun masih sebatas dalam kota. Dalam menjalankan bisnis ayam geprek Zee Chicken Cetar Semarang pasti memiliki kendala tersendiri, Pengendalian persediaan bahan baku merupakan salah satu kendala yang dihadapi pemilik gerai ayam ini adalah banyaknya input produksi yang tersisa dan mengakibatkan penurunan keuntungan serta menambah biaya penyimpanan produk setengah jadi. Kendala tidak berhenti disitu saja, penyimpanan produk ayam geprek setengah jadi ini pun dapat mengakibatkan menurunnya kualitas produk siap konsumsi pada gerai ayam kami. Penyimpanan bahan mentah/setengah jadi pada bahan dasar ayam sangat menentukan kualitas akhir ayam geprek. Semakin baik pengelolaan persediaan bahan baku maka semakin baik pula kualitas ayam yang dihasilkan sehingga keuntungan yang diperoleh pun semakin tinggi.
Dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) merupakan salah satu model matematik yang dapat digunakan untuk menyelesaiakan masalah pengendalian persediaan pada perusahaan, metode ini digunakan untuk menentukan jumlah biaya pembelian persediaan bahan baku dan menentukan kuantitas pembelian bahan baku persediaan yang meminimalisirkan biaya penyimpanan bahan baku.
Hasil penelitian menunjukan peramalan pembelian bahan baku dengan menggunakan metode EOQ dapat diketahui pada bulan April tahun 2019 dengan frekuensi pembelian sebanyak 12,96 atau 13 kali pembelian, sedangkan hasil dari metode EOQ yang mempertimbangkan masa kadaluarsa dan pemberian diskon maka didapatkan hasil yang optimal pada 12 kg dalam setiap kali pemesanan. Jadi total biaya persediaan bahan baku yang dikeluarkan pada Gerai Zee Chicken Cetar selama satu tahun adalah: Rp 35.703.019,24 dan terjadi Besaran selisih sebesar (Rp 40.896.000 – Rp35.703.019,24) = Rp5.192.980,76 Hal ini berarti dengan menggunakan metode EOQ dalam perhitungan pengendalian bahan baku lebih optimal terhadap biaya total persediaan dalam penerapannya.
Kata Kunci: Dampak pengendalian persediaan, UMKM, Metode EOQ, Masa Kadaluarsa, Pemberian Diskon

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.