Analisis Tata Letak Ruang Produksi Menggunakan Metode Activity Relationship Chart

Maria Oktaviani Jehanus, Lusi Mei Cahya Wulandari

Abstract


UMKM Tahu N adalah ukm yang dimana proses produksi tahu sehat yang berasal dari bahan penggumpal nigarin atau sari air laut tanpa menggunakan cuka. Dalam produksinya, UMKM Tahu N masih memiliki permasalahan dalam proses produksinya, seperti tata letak ruangnya sehingga mengakibatkan produksi menjadi lambat dan memakan waktu yang cukup lama. UMKM Tahu N memiliki layout mesin yang membuat para pekerja memakan waktu lama dalam pembuatan tahu, serta layout yang masih tidak teratur. Analisis tata letak ruang produksi adalah suatu kegiatan untuk mengatur dan merencanakan tata letak ruang produksi agar efisien dan efektif. Analisis tersebut dilakukan untuk mempertimbangkan segala aspek seperti aliran bahan, aliran informasi, keamanan dan kenyamanan kerja, serta membantu dalam penghematan biaya produksi. Metode ARC akan membantu dalam memetakan alur produksi, seperti proses pengolahan kedelai, proses pembuatan tahu, proses pengemasan, serta proses pengiriman. Langkah tersebut dapat diukur dengan parameter seperti kualitas, biaya, maupun waktu. Hasil dapat terlihat bahwa tata letak produksi Tahu N menjadi lebih efektif mulai dari pemrosesan pada bagian fasilitas produksi yang jaraknya jauh seperti: penggilingan (B) ke perebusan (C), perebusan (C) ke pengayakan (D). Setelah dilakukan tata letak usulan dalam perubahan jarak lebuh menjadi signifikan, pengurangan jarak 35%, dan pada usulan tata letak yang baru lebih tertata dan sesuai aliran proses yang sesuai.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jurti.2.1.191-196

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Teknik Industri diterbitkan oleh Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia