Penegakan Hukum Oleh Hakim Dalam Putusannya Antara Kepastian Hukum Dan Keadilan

Carto Nuryanto

Abstract


Abstrak

Ketidakadilan sudah sering terjadi dalam penegakan  hukum di negara Indonesia. Kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum menjadi semakin berkurang. Untuk mendapatkan keadilan adalah hal yang sangat mahal untuk di- bayar oleh masyarakat. Hakim yang bersifat legal-positivistik sebagai salah satu komponen penegak hukum akan jauh dari keadilan, jika hanya terus berkutat dengan undang-undang dalam putusan-putusannya. Hakim harus memberikan putusan dengan hati nurani dengan tetap memperhatikan rasa keadilan masya-rakat, bukan hanya sebagai corong undang-undang, karena pada hakikatnya antara kepastian hukum dan keadilan tidak dapat disatukan. Keduanya akan selalu men- jadi perselisihan, sehingga sebagai hakim yang baik, hal yang diutamakan adalah keadilan dalam putusan-putusannya.

Kata kunci : Penegakan Hukum, Hakim, Kepastian Hukum dan Keadilan

Abstract

Injustice has been common in law enforcement in Indonesia. Public confidence in law enforcement has decreased. To get justice is a very expensive thing to be paid by the community. Judges who are legal-positivistic as one component of law enforcement will be far from justice, if only continue to struggle with the law in its decisions. The judge must give a conscientious verdict by keeping in mind the sense of community justice, not only as a mouthpiece of the law, because in essence between legal certainty and justice can not be united. Both will always be a dispute, so as a good judge, the priority is justice in the decisions.

Keywords : Law Enforcement, Judge, Legal Certainty and Justice


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.