Efektifitas Pelaksanaan Pasal 120 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Dalam Memberantas Tindak Pidana Hak Cipta Di Kota Semarang

Nurkhamid Widi Nugroho, Sri Endah Wahyuningsih

Abstract


ABSTRAK

Teknologi informasi dan komunikasi di satu sisi memiliki peran strategis dalam pengembangan hak cipta, tetapi di sisi lain juga menjadi media pelanggaran hukum di bidang hak cipta. Sebut saja misalnya pembajakan terhadap karya cipta sinematografi, musik dan lagu-lagu kerap kali menggunakan media yang dihasilkan oleh teknologi. Lagu-lagu, musik dan karya sinematografi tersebut dicetak dan diedarkan dengan vcd bajakan tanpa mendapat izin dari pencipta atau pemegang hak atas karya cipta tersebut. Lemahnya penegakan hukum dalam pemberantasan tindak pidana hak cipta membuat pelanggaran hak cipta semakin marak. Konsepsi delik aduan pada tindak pidana hak cipta mengakibatkan setiap tindak pidana terhadap hak cipta tidak dapat dengan mudah di berantas, adanya syarat mutlak dari aduan pihak yang dirugikan dalam delik pidana hak cipta mengakibatkan tindak pidana hak cipta mengalami kesulitan dalam hal penegakkan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan Pasal 120 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 dalam pemberantasan tindak pidana hak cipta di Kota Semarang dan untuk mengetahui faktor-faktor apasaja yang mempengaruhi efektifitas pelaksanaan Pasal 120 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 dalam pemberantasan tindak pidana hak cipta di Kota Semarang. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum efektifnya pelaksanaan Pasal 120 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 dalam pemberantasan tindak pidana hak cipta di Kota Semarang dibuktikan dengan masih maraknya terjadi pembajakan karya cipta terjadi secara besar-besaran. Adapun faktor yang mempengaruhi belum efektifnya penegakan hukumnya disebabkan oleh faktor substansi, struktur dan kultur hukum.

Kata kunci: Tindak Pidana, Hak Cipta, Pembajakan, Pemberantasan

ABSTRACT

Information and communication technology on the one hand has a strategic role in the development of copyright, but on the other hand also becomes a violation of law in the field of copyright. Call it for example piracy of cinematographic works, music and songs often use media produced by technology. The songs, music and cinematographic works are printed and circulated with pirated vcd without permission from the creator or rightsholder of the copyrighted work. The weakness of law enforcement in the eradication of copyright offenses makes copyright violations more prevalent. The conception of a criminal complaint on a copyright infringement resulted in any criminal act against copyright can not be easily eradicated, the absolute requirement of the complainant party in the criminal offense causing the copyright infringement to have difficulty in law enforcement. This study aims to determine the effectiveness of the implementation of Article 120 of Law Number 28 Year 2014 in eradicating copyright offenses in Semarang City and to determine the factors that affect the effectiveness of the implementation of Article 120 of Law Number 28 Year 2014 in the eradication of criminal acts copyrighted in Semarang City. The approach method used in this research is sociological jurisdiction. The result of the research shows that the implementation of Article 120 of Law Number 28 Year 2014 in eradicating copyright crime in Semarang City is proven by the happening of piracy of copyrights happening on a large scale. The factors that influence the effectiveness of law enforcement is caused by substance, structure and legal culture.

Keywords: Crime, Copyright, Piracy, Eradication


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.