“Bila guru melihat” : Perilaku jujur dan tidak jujur siswa SMA berbasis agama pada situasi ujian

Aulia Kirana, Sri Lestari

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku jujur maupun tidak jujur siswa dalam situasi ujian beserta alasan yang menjadi latar belakang perilaku tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui sebuah cerita kasus (vignette). Secara spesifik, responden diminta memberikan respons bagi dua cerita. Cerita pertama menyampaikan situasi ujian saat pengawas keluar ruangan ditengah berlangsungnya tes, dan cerita kedua menyampaikan situasi saat pengawas menjalankan tugas dengan disiplin. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 113 siswa menengah atas pada sekolah berbasis agama, terdiri dari 54 siswa laki-laki dan 59 siswa perempuan. Analisis menunjukkan bahwa 64,6% siswa melakukan ketidakjujuran saat pengawas ujian keluar ruangan ditengah berlangsungnya tes. Dalam situasi lain, 71,7% siswa bersikap jujur saat pengawas ujian adalah guru yang disiplin. Beberapa alasan munculnya ketidakjujuran antara lain: ingin cepat selesai, ingin tahu jawaban dan ingin mendapat nilai bagus. Sedangkan alasan munculnya kejujuran terbagi menjadi dua jenis, yaitu internal (ingin tetap berperilaku jujur, tidak ingin berdosa) dan eksternal (takut ketahuan).  
Kata kunci: kejujuran akademik, ketidakjujuran akademik, pengawas, ujian

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.