ANALYSIS OF THE ROLE OF MUDHARABAH PRINCIPLE IN DEVELOPING ISLAMIC FINANCIAL INSTRUMENT

Dina Yustisi Yurista, Mohammad Noviani Ardi

Abstract


Sebagian besar lembaga keuangan Islam menawarkan berbagai produk dan layanan keuangan yang menggunakan prinsip mudharabah yang didasarkan pada konsep pembagian laba dan rugi. Prinsip mudharabah adalah kontrak komersial yang diperbolehkan dalam Islam dan memberikan banyak keuntungan bagi sosial ekonomi. Namun, dalam industri perbankan Islam kontemporer, prinsip mudharabah lebih banyak digunakan untuk membiayai tujuan komersial jangka pendek daripada usaha jangka panjang untuk menghasilkan manfaat sosial ekonomi bagi umat. Dengan demikian, makalah ini bertujuan untuk mengamati penerapan prinsip mudharabah dalam produk perbankan syariah dan untuk menemukan masalah syariah yang muncul dalam produk keuangan Islam terkait dengan penerapan prinsip mudharabah. Makalah ini menyajikan pengamatan dan review dokumen dari data sekunder dalam peran mudharabah untuk mengembangkan instrumen keuangan Islam. Makalah ini menemukan perbedaan antara prinsip mudharabah teoretis dan praktis yang diterapkan dalam industri bank saat ini dan kelemahan kontrak mudharabah di bank syariah. Dalam hal berkontribusi optimalisasi aplikasi melalui prinsip mudharabah dengan mengeksplorasi isu-isu yang muncul pada produk keuangan syariah.


Full Text:

PDF

References


Anwar, M. (2001). Development of Mudarabah Instrument: Understanding of their profitability, Securitization, and Negotiability Aspects. IIUM Journal of Economics and Management, 165-186.

Jusoh, M., & Khalid, N. (2013). A model of the Demand for Islamic Banks Debt-based Financing Instrument. 20th National Symposium on Mathematical Science (pp. 1079-1086). Malaysia: AIP Publishing.

Kettel, B. (2010). Islamic Finance in a Nutshell. United Kingdom: Willey Publication.

Muljawan, D. (2001). Bank Syariah, Filososfi dan Operasi. Jakarta: Biro Perbankan Syariah Bank Indonesia.

Nagaoka, S. (2010). Reconsidering Mudarabah Contracts in Islamic Finance: What is the Economic Wisdom of Partnership-based Instruments. Review of Islamic Economics, 65-76.

Rachmawati, E., & Syamsulhakim, E. (2004). Factors Affecting Mudarabah Deposit in Indonesia. 2nd International Islamic Banking and Finance. Bandung: Departement of economics, Padjajaran University.

Rammal, H. G. (2005). Mudarabah in Islamic Finance: Principles and Application. 100-104.

Saeed, A. (1996). Islamic Banking and Interest: A study of the prohibition of Riba and its Contemporary Interpretation. Leiden (Netherlands): E.J. Brill.

Saleh, N. (1986). Unlawful Gain and Legitimate Profit in Islamic Law: Riba, Gharar, and Islamic Banking. Cambridge: Cambridge University Press.

Tamer, S. (2005). The Islamic Financial System: A Critical Analysis and Suggestions for Improving its Efficiency. Germany: Peter Lang.

Udovitch, A. L. (1970). Partnership and Profit in Madieval Islam in Princeton Studies on the Near East. Princeton: Princeton University Press.

Warde, I. (2000). Islamic finance in the Global Economy. Edinburgh: Edinburgh

University Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/cois.v0i0.7999

Refbacks

  • There are currently no refbacks.