GAMBARAN AKTIVITAS FISIK DAN TINGKAT KENYAMANAN PASIEN DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER

Shinta Dewi Lestari, Indah Sri Wahyuningsih, Ahmad Ikhlasul Amal

Abstract


Pendahuluan: Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah penyakit yang disebabkan oleh plak yang menumpuk di pembuluh darah koroner sehingga dapat mengakibatkan penyempitan atau penyumbatan yang menyuplai oksigen (O2) ke otot jantung. Sehingga pasien disarankan untuk melakukan latihan aktivitas fisik. Salah satu masalah yang disebabkan karena ketidaknyamanan yaitu nyeri dada yang dirasakan pada pasien Penyakit Jantung Koroner. Metode: penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriterian inklusi dan eksklusi jumlah responden sebanyak 186 responden, dan data penelitian menggunakan distribusi frekuensi. Hasil: Mayoritas responden yaitu berjenis kelamin laki-laki, usia rata-rata 60 tahun, klasifikasi penyakit yaitu atherosclerotic heart disease, aktivitas pasien rendah (54,3%), dan tingkat kenyamanan pasien psiko-spiritual (52,7%) responden. Simpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, dan karakteristik penyakit dapat mempengaruhi penyakit jantung koroner. Aktivitas fisik dapat meningkatkan sistem kerja jantung untuk mempertahankan kenyamanan pasien.


Kata Kunci: Penyakit Jantung Koroner; Aktivitas Fisik; Tingkat Kenyamanan

Full Text:

PDF

References


Abarca, R. M. (2021). Penyakit Jantung Koroner 1. Nuevos Sistemas de Comunicación e Información, 2013–2015.

Adhitya, S. D. (2016). Tingkat Aktivitas Fisik Mahasiswa. In yogyakarta (Vol. 3, Issue 2).

https://www.infodesign.org.br/infodesign/article/view/355%0Ahttp://www.abergo.org.br/revista/index.php/ae/article/view/731%0Ahttp://www.abergo.org.br/revi sta/index.php/ae/article/view/269%0Ahttp://www.abergo.org.br/revista/index.ph p/ae/article/view/106

Aryani, & Dwi, L. (2019). Caring Perawat Berhubungan Dengan Kecemasan Orang Tua Yang Anaknya Hospitalisasi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 1(1), 61–70.

Kurnia, A. D., & Sholikhah, N. (2020). Hubungan Antara Tingkat Aktivitas Fisik Dengan Tingkat Depresi Pada Penderita Penyakit Jantung. Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 6(1). https://doi.org/10.36053/mesencephalon.v6i1.188

Ramadini, I. (2018). Hubungan Aktivitas Fisik Dan Stress Dengan Nyeri Dada Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Di Poliklinik Jantung Rsup. Dr. M. Djamil. Human Care Journal, 2(3). https://doi.org/10.32883/hcj.v2i3.98

Rohyadi, Y., Diah, S., & Tursini, Y. (2020). Gambaran aktivitas fisik pasien penyakit jantung koroner. 1(1), 34–41.

Setyaji, D. Y., Prabandari, Y. S., & Gunawan, I. M. A. (2018). Aktivitas fisik dengan penyakit jantung koroner di Indonesia. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 14(3), 115. https://doi.org/10.22146/ijcn.26502

Suputra, P. A. (2015). Latihan Fisik pada Penderita Koroner. Proceedings Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA V, 342–346.

Wahidin, Veronica, R. A. (2018). Gambaran aktivitas fisik pada pasien penyakit jantung koroner di poli jantung rsu dr. wahidin sudiro husodo kota mojoketo rizza arista veronica.

Zulaekah, S., Rahmawati, A. C., & Rahmawaty, S. (2017). Aktivitas Fisik dn Rasio Kolesterol (HDL) pada Penderita Penyakit Jantung Koroner di Poliklinik Jantung RSUD Dr Moewardi Surakarta. Jurnal Kesehatan, 2(1), 11–18


Refbacks

  • There are currently no refbacks.