IoT: Kelembaban Tanah dan Suhu Ruang sebagai Parameter Sistem Otomatis Penyiraman Air Bawah dan Atas Tanah

firmansyah maualana sugiartana nursuwars, Rianto Rianto, Dani Gilang Sujana

Abstract


Proses penyiraman tanaman merupakan salah satu aspek yang memegang peranan penting dalam tumbuh kembang tanaman, sehingga perlu dilakukan monitoring dalam proses penyiraman untuk menjaga agar penyiraman berjalan dengan optimal. Beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam melakukan monitoring penyiraman tanaman, diantaranya adalah penyiraman berdasarkan kelembaban tanah dan suhu ruang. Kondisi ideal tumbuh kembang tanaman Cabai memiliki syarat suhu udara 180C-300C dan kelembaban tanah 60%-80%. Penanganan proses tanam cabai secara manual yang dilakukan petani supaya sesuai dengan kelembaban tanah dan suhu ruang ideal akan menghabiskan waktu, tenaga dan dana bagi petani, maka dibutuhkan sebuah alat bantu untuk mencapai kondisi ideal yang diharapkan. Sistem kontrol otomatis khususnya pada lingkungan tanam tertutup seperti green house memungkinkan kondisi suhu dan kelembaban bisa di jaga sesuai dengan kondisi ideal yang dibutuhkan tanaman. Kondisi suhu ruang dan kelembaban tanah menjadi parameter berbedanya penanganan proses penyiraman tanah terhadap tanaman supaya tumbuh kembang tanaman menjadi optimal. Nilai kelembaban yang dihasilkan sensor Soil Moisture YL-69 menjadi parameter kapan tanaman harus di siram, sedangkan kondisi suhu ruangan yang dihasilkan sensor suhu DS18B20 menjadi parameter bagaimana proses penyiraman yang dilakukan. Jika kelembaban tanah melebihi nilai 80% dan suhu di bawah 180C penyiraman dilakukan di bawah tanah sedangkan jika suhu di atas 300C penyiraman dilakukan dari atas tanaman sebagai simulasi hujan untuk menurunkan nilai suhu ruangan. Jika suhu ruangan menunjukan nilai dibawah 180C sedangkan kelembaban dibawah 80% untuk meningkatkan suhu ruangan dinyalakan lampu pijar sebagai pemanas ruangan. Untuk monitoring proses otomatis sesuai yang diharapkan data proses disimpan di server dengan konsep Internet of Things dengan pengirim pesan protocol MQTT.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/ei.3.2.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Transistor EI diterbitkan oleh Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia